Ponpes Berperan Besar dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menggelar workshop secara hybrid (daring dan luring) “Kajian Keuangan Mikro Syariah dan Penguatan Potensi Ekonomi Pesantren di Jateng” di kampus Unissula, Rabu (5/1).

Kegiatan yang dibuka Rektor Unissula Drs Bedjo Santoso MT PhD ini menghadirkan keyonote speaker Wakil Gubernur Jateng H Taj Yasin Maemoen dengan 4 pembicara Ir Adiwarman Aswar Karim SE MBA MAEP pakar ekonomi syariah dan Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia), Prof Dr H Jaih Mubarok SE MH MAg Guru Besar Hukum Islam, dosen Fak Syariah UIN SGD Bandung), KH Mahmud Ali Sain KSPPS BMT UGT Sidogiri) dan Drs Widiyanto Msi PhD (Ketua Pusat Studi Ekonomi Syariah Unissula) serta moderator Dr Saenal Alim Adi Wijaya SE Msi (Fak Ekonomi Unissula) dan Anis Tyas Kuncoro Sag MA (Fak Agama Islam Unissula).

Rektor Unissula Drs Bedjo Santoso MT PhD menyampaikan kegiatan diselenggarakan oleh Pusat Studi Ekonomi Syariah Unissul. Dirinya ingin Unissula fokus mengembangkan ekonomi syariah, terlebih dikaitkan dengan ekonomi pondok pesantren yang punya potensi sangat besar dalam menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat sekitar pesantren selain bagi warga pesantren itu sendiri.

‘’Kami mendorong semua fakultas yang ada di Unissula membentuk pusat studi ekonomi syariah, menyusul telah terbetuknya Pusat Studi Syariah yang ada. Termasuk juga menggandeng kalangan pesantren, sebagai implementasi dalam pengembangannya,’’ ujar Rektor.

Menurutnya pula, Unissula juga mendukung misi besar bangsa Indonesia yang mendorong penguatan potensi pondok pesantren dan pengembangan ekonomi pesantren. Sehingga bisa menggeliatkan perputaran perekonomian di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MOU antara Unissula dengan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia dan Ponpes Darul Ulum Jombang Jatim. (sgi)

BERITA REKOMENDASI