Ponpes WALI ‘Perangi’ Hoax Bersama Santri

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam (WALI) Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang menyatakan memerangi hoax bersama para santri dan mahasiswa. Sikap tegas ini dilakukan karena hoax bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.  Hal ini ditegaskan Pimpinan Ponpes WALI, KH Anis Maftuhin kepada KRJOGJA.com, Jumat (30/11/2018).

“Kami Ponpes WALI bertekad memerangi hoax (berita bohong) yang nyata-nyata bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Perlawanan ini kami lakukan demi tegaknya . nasionalisme, nasionalisme dan keutuhan Pancasila serta NKRI,” tandas Anis Maftuhin.

Ia mengungkapkan, santri dan mahasiswa sudah seharusnya menjadi garda paling depan yang memerangi hoax dan sentimen atau politisasi bermuatan SARA. Selain itu mahasiswa juga harus menjadi pelopor dalam menyajikan informasi yang sehat dan mendidik serta mengedepankan sikap saling menghargai kerukunan beragama. “Santri adalah pembawa misi Islam yang damai, yang mengutamakan kemaslahatan, dan anti kebohongan,” tandasnya.

Anis menengaskan Ponpes WALI akan menjadi pelopor dalam anti hoax di wilayah daerah khususnya di Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang. Salah satu kegiatan yang dilakukan pesantren dalam memerangi hoax adalah menggelar deklarasi anti hoax di pesantren bersama santri dan mahasiswa, pada Kamis (29/11/2018) petang. (Sus)

BERITA REKOMENDASI