Potensi Wakaf Uang RI Capai Rp 180 T, Termanfaatkan Baru Rp 400 M

SEMARANG,KRJOGJA.com – Potensi wakaf uang di Indonesia mencapai  Rp 180 Triliun dan yang dimanfaatkan baru Rp 400 Milyar. Ini karena minimnya edukasi wakaf di Indonesia.

Di masyarakat  hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak saja seperti wakaf tanah dan bangunan. Padahal wakaf bisa berbentuk uang, emas, mobil, dan barang lainnya yang bisa digunakan untuk kepentingan sosial. Bahkan apabila wakaf dikelola dengan baik oleh lembaga wakaf atau nazhir, hasil wakaf produktif tersebut bisa mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Suhadi Fadjaray selaku pakar parenting dan CEO Rumah Zakat Nur Efendi pada “Roadshow Gelombang Wakaf”di Semarang, Sabtu (14/9/2019). Rumah Zakat (RZ) meluncurkan “Gelombang Wakaf” untuk terus menebar kebaikan bagi Indonesia dan dunia. Gerakan ini menandakan langkah besar Rumah Zakat untuk memujudkan visi menjadi filantropi ZISWAF dan kemanusiaan yang diwujudkan dalam bentuk rumah sakit, klinik, sekolah, 5.323 desa berdaya, 200 hektar lahan produktif, serta 50.000 UMKM di seluruh Indonesia. Gerakan ini respon dari data yang dikeluarkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia), yang menyebutkan bahwa potensi wakaf uang di Indonesia sangat besar.

CEO Rumah Zakat Nur Effendi menyatakan kegiatan ini diharapkan memberi edukasi masyarakat mengenai investasi akhirat dengan berwakaf. RZ akan mengedukasi masyarakat melalui seminar di seluruh Indonesia dan aktivasi melalui media sosial. Selain itu membentuk komunitas wakaf yang bertujuan melibatkan generasi milenial yang jumlahnya kurang lebih 40% dari total penduduk Indonesia secara langsung dalam proses pelaksanaan wakaf. Menurutnya potensi wakaf cukup besar, tidak seperti zakat, wakaf tidak ada nisab sehingga semua orang bisa berwakaf. (sgi)

 

BERITA REKOMENDASI