PPKM Darurat Diterapkan, Polda Jateng ‘Kunci’ Setiap Perbatasan

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRjogja.com – Polda Jateng akan menindak tegas bagi masyarakat yang melanggar kebijakan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali. PPKM digelar selama dua pekan dari 3 sampai 20 Juli 2021.

“Mulai hari ini kami akan bertindak tegas terhadap pelanggaran PPKM Darurat”, tegas Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy, Sabtu (3/7/2021).

Sementara Ditlantas Polda Jateng dalam melaksanakan kegiatan PPKM Darurat d bgan ‘penguncian’ di beberapa titik perbatasan Jawa Timur dan Jawa Barat.

Direktur Lantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafiruddin menyebutkan langkah penguncian itu bertujuan menekan penyebaran Covid 19 di Jawa Tengah. “Untuk itu dalam PPKM Darurat ini, akan dilakukan kegiatan dengan mengunci perbatasan masuk Jateng. Tujuannya menekan penyebaran Covid 19 di Jawa Tengah”, tuturnya.

Selain itu, kata Rudy, Polda Jateng akan menutup semua perbatasan yang masuk Kota dan Kabupaten selama PPKM Darurat berlangsung..Setidaknya ada 42 lokasi yang dilakukan penyekatan guna mengendalikan penyebaran virus corona. Sehingga siapapun yang akan masuk ke Kabupaten dan Kota harus melakukan Swab Antigen.

“Jadi bagi Masyarakat kota Semarang yang akan keluar dan masuk kembali, wajib melakukan Swab Antigen dengan menunjukkan surat keterangan Swab Negatif atau positif. Ini juga berlaku bagi semua daerah Kabupaten dan kota di Jawa Tengah”, jelasnya.

Semua perbatasan Kabupaten dan kota di Jawa Tengah, yang akan dijaga ketat seperti perbatasan Wonogiri, Sragen, Semarang, Kabupaten Semarang, dan kabupaten, kota lainnya seluruh wilayah Jawa Tengah.

BERITA REKOMENDASI