Presiden Jokowi Resmikan Dua BWM di Kendal

KENDAL, KRJOGJA.com – Bank Wakaf Mikro (BWM), merupakan lembaga keuangan non-bank bersifat non-formal yang berbentuk Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang didirikan atas izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyediakan akses permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat kecil yang belum memiliki akses pada lembaga keuangan formal.

Sebagai lembaga keuangan non-bank berbentuk mikro syariah, bank wakaf mikro tidak berada di bawah naungan Bank Indonesia, tetapi OJK. Sebab itu, pemberian izin pendirian bank wakaf mikro menjadi kewenangan OJK, termasuk dalam pengawasannya. Sementara dalam operasionalnya, OJK bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat, pesantren dan juga tokoh masyarakat termasuk dalam pembinaan dan pendampingan kepada nasabah.

Presiden RI Joko Widodo saat membuka dua BWM di Kabupaten Kendal yaitu BWM Ponpes APIK Kaliwungu dan BWM Al Fadlu Kendal Senin (30/12) siang berpesan agar berhati-hati dalam penggunaanya.

"Sistem pinjaman BWM  adalah saling percaya dan akadnya harus tatap muka, tidak ada jaminan apapun dalam proses pinjam meninjam, karena BWM bertujuan untuk mengangkat umkm yang tidak bisa meminjam pada bank agar tidak ada kesenjangan,"ujar Joko Widodo.

Saat ini menurut Presiden Jokowi sudah ada 56 Bank Wakaf Mikro dan akan terbentuk lagi tahun depan sebanyak 50 BWM, semuanya dbawah naungan Pondok Pesantren. Sedangkan dana yang beredar mencapai Rp. 34 Miliar.

Saat berdialog dengan warga, tampak sekali keberadaan BWM sangat dibutuhkan. Sari salah satu nasabah mengaku senang bisa dapat pinjaman sebesar Rp. 1Juta, karena selama ini harus ada jaminan saat akan meninjam uang di Bank Konvensional. Sari yang penjual makanan dan minuman ringan itu, meski kecil tapi nelayani online lewat Whatsapp. "Saya bikin grup WA  dan saya pasarkan di grup tersebut pak,"ujar Sari setelah ditanya presiden.

Sementara itu Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoro meminta kepada para pegiat UMKM untuk memanfaatkan kehadiran BWM karena yang disasar adalah mereka yang tidak diterima bank karena tidak mempunyai jaminan selain usaha, npwp dan juga ijin usaha karena nasabah adalah pedagang kecil. "Kami menggandeng perusahaan besar sebagai donatur,"ujar Wimboh. Kemudahan yang diberikan BWM untuk para pelaku umkm agar mereka tidak terpedaya oleh Rentenir. (Ung)

BERITA REKOMENDASI