Profesi Tergantikan Robot, SDM Indonesia Harus Unggul

SEMARANG,KRJOGJA.com- Dalam beberapa tahun ke depan, di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 ini nantinya akan ada  75 sampai 375 juta orang di dunia kehilangan pekerjaan atau beralih profesi. Ini dikarenakan banyak pekerjaan digantikan oleh robot dan Artificial Intelegent (AI) atau kecerdasan buatan.

Hal tersebut disampaikan mantan Menristekdikti Prof Drs Mohamad Nasir MSi Ak PhD CA pada kuliah umum mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Sabtu (2/11/2019). 

Kuliah umum yang dibuka Rektor Unwahas Prof Dr Mahmutarom SH MH dan Ketua Yayasan Wahid Hasyim Prof Dr Noor Achmad MA ini merupakan kuliah umum perdana (berbicara di publik) yang diberikan Prof Moh Nasir usai dirinya selesai menjabat Menristekdikti. Oleh Unwahas, Prof Nasir juga diminta menandatangani peresmian sejumlah fasilitas di kampus tersebiut.

“Banyak pekerjaan nantinya digantikan mesin atau robot atau AI. Namun ada juga pekerjaan yang tetap tidak tergantikan di antarnya dosen/guru, psikolog, dokter bedah dan lain-lain. Untuk itu SDM Indonesia harus punya daya saing tinggi mengingat saat ini SDM Indonesia masih ketinggalan dibanding banyak negara bahkan di antara negara Asean saja” ujar Prof Nasir.

Sementara itu Prof Dr Noor Achmad dan Prof Dr Mahmutarom didampingi Wakil Rektor I Unwahas Dr Mudzakir Ali MA menyampaikan untuk peningkatan SDM dosen dan mahasiswa PTS ini tahun depan mengaplikasikan serba digital untuk semua perkuliahan dan adminitrasi kampus. Juga mempercepat menjadi perguruan tinggi kelas dunia seraya menerapkan kuliah jarak jauh serba digital dan internet of thing. (sgi) 

BERITA REKOMENDASI