Proyek Lapangan Pancasila Rp 16,4 M Diresmikan

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Proyek besar revitalisasi Lapangan Pancasila yang kini menjadi nama Alun-Alun Pancsila Salatiga senilai Rp 16,4 miliar diresmikan Walikota Salatiga, Yuliyanto, Jumat (17/01/2020). Meski sudah diresmikan lapangan ini belum bisa difungsikan dan belum bisa dinikmati masyarakat karena terkendala kondisi rumput yang belum sempurna.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kota Salatiga Prasetyo Ichtiarto mengatakan untuk lapangan Pancasila ini meskipun sudah diresmikan tetapi belum bisa dinikmati oleh umum. Menurutnya, masih menunggu minimal tiga bulan agar rumput yang ditanam di lapangan bagian tengah tumbuh kuat dan ketika terinjak atau diinjak oleh pengunjung tidak rusak.

“Meski sudah diresmikan oleh Walikota, namun untuk operasional dan fungsinya belum bisa dinikmati langsung oleh masyarakat. Kawasan ini akan dibuka 2-3 bulan ke depan menunggu kondisi rumput tumbuh dengan baik dan kuat. Kemungkinan kami buka untuk umum pada awal Maret 2020. Memang belum bisa dinikmati langsung,” tandas Prasetyo Ichtiarto usai peresmian.

Berkaitan dengan molornya pelaksanaan proyek revitalisasi Lapangan Pancasila Salatiga ini, ia menegaskan jumlah denda keterlambatan dari proyek ini kurang lebih Rp 17 juta karena yang didenda adalah pekerjaan yang belum selesai. Beberapa warga di Salatiga juga mengaku kecewa terkait belum difungsikannya lapangan pancasila ini untuk umum, padahal telah diresmikan.

“Kalau hanya urusan soal rumput khan bisa pelaksana (rekanan) menjaganya dan diberi peringatan rumput dilarang diinjak. Tanggungjawab pelaksana karena masuk masa pemeliharaan 6 bulan ke depan. Kalau tidak difungsi untuk umum dan tidak dibuka berarti masa pemeliharaan berkurang waktunya menjadi tiga bulan,” ujar Aris (54) warga Salatiga ditemui di sela-sela peresmian Lapangan Pancasila Salatiga.

Walikota Salatiga, Yuliyanto saat meresmikan fungsionalisasi Lapangan Pancasila Salatiga mengatakan aset ini merupakan milik Salatiga yang harus dijaga bersama. Selain itu kawasan lapangan ini bebas dari pedagang kaki lima (PKL). (Sus)

BERITA REKOMENDASI