Proyek Pasar Rejosari Jangan Munculkan Masalah Hukum

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJOGJA.com – Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Salatiga, Supriyadi Fatkhi mengeluarkan pernyataan berkaitan dengan proyek Pasar Rejosari Salatiga yang tak kunjung selesai. Ia berharap pelaksanaan pembangunan Pasar Rejosari dengan biaya APBD 2019 sebesar Rp 20 Miliar tidak memunculkan masalah hukum atau gugatan hukum sehingga merugikan Pemkot Salatiga.

“Jangan sampai muncul masalah hukum baru atau gugatan dari pihak ketiga. Untuk saya berharap agar diselesaikan terlebih dahulu urusan dengan pihak ketiga agar semuanya bisa berjalan baik pembangunannya nanti tidak ada ganjalan,” tandas Supriyadi Fatkhi dihubungi Krjogja.com, Senin (18/03/2019).

Ia mengungkapkan proses lelang proyek besar Rp 20 miliar untuk Pasa Rejosari ini bisa dilakuan dan lelang bisa jalan terus meskipun belum ada pengakhiran (pemutusan) kerjasama dengan pihak ketiga yakni PT PBI tersebut.

“Hanya saja menurut saya kalau muncul gugatan hukum tentu akan menjadi kendala bagi pelaksanaan proyek Pasar Rejosari dan terganggu pembangunannya, hingga putusan pengadilan. Kami berharap ada kesepahaman antara Pemkot Salatiga dan Investor PT PBI agar bisa mengambil jalan tengah terbaik,” tambah Supriyadi Fatkhi. (Sus)

BERITA REKOMENDASI