Puluhan Mahasiswa Demo DPRD Salatiga

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJogja.com– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Salatiga menggelar demo mendatangi kantor DPRD Salatiga, Jumat (9/10). Mereka menuntut agar UU Cipta Kerja dan Omnibuslaw dicabut. Mereka juga meminta agar DPRD Salatiga menyatakan menolak UU Cipta kerja tersebut.

“Kami menuntut kepada Presiden agar menerbitkan Perpu untuk tidak memberlakukan UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI. Selain itu kami lembaga DPRD Salatiga menyatakan menolak UU Cipta Kerja tersebut,” tandas Syaiful Huda dari PMII.

Demo ini kemudian diterima oleh tiga pimpinan DPRD Salatiga, Ketua DPRD, Dance Ishak Palit, Wakil Ketua Saiful Mashud dan Wakil Ketua DPRD, Latif Nahari. Mahasiswa dipersilahkan masuk ke kompleks Gedung DPRD Salatiga, dan diterima di Pendapa Bung Karno oleh pimpinan dewan.

Atas desakan mahasiswa, dua wakil ketua dewan menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja tersebut. “Saya atas nama pribadi dan sekaligus jabatan yang melekat pada saya, yakni sebagai Wakil Ketua DPRD Salatiga menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja,” tandas Saiful Mashud.

Demikian halnya dengan Latif Nahari, ia dengan lantang juga menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja tersebut.

BERITA REKOMENDASI