Ratusan Kios Pasar Relokasi Johar Ludes Terbakar!

Editor: Agus Sigit

SEMARANG KRJogja.Com – Ratusan kios pasar relokasi Johar yang berdiri di kawasan tanah Banda Masjid Agung Semarang, Rabu (2/2/2022) sekitar pukul 18.00 WIB terbakar.
Menurut saksi, Yono, petugas keamanan setempat, mengatakan api berasal dari dalam kios los F-4 Blok F. “Saat itu saya mendapat laporan dari anggota saya bernama Imam kalau ada kios terbakar. Lalu kami datangi dengan membawa alat pemadam namun tak mampu karena api mulai membesar. Membumbung ke atas dan membakar kios yang yang menjual jeruk,” ungkap Yono di tempat kejadian.
Puluhan mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Semarang, Kabupaten Semarang bahkan luar kota yang berdekatan dengan Kota Semarang ikut datang memberikan bantuan pemadaman.
Api tetap tak terkendali, hingga pukul 21.00 WIB masih membara dan melumatkan seluruh bangungan kios yang ada di los F1 hingga F9.
Blok F ditempati untuk para pedagang yang menjual alat-alat rumah tangga dan sebagian alat elektronik. Ada pula pedagang buah di blok F1 hingga F4.
Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo yang datang mengecek kebakaran langsung memerintahkan semua petugas yang terkait dengan upaya penanganan agar bisa menanganinya dengan baik. Mengoordinasikan dengan pihak-pihak lain, terutama melokalisir area kebakaran agar tidak merembet ke blok lain.
Sementara Walikota Semarang H Hendrar Prihadi yang juga mendatangi lokasi meminta pedagang agar tabah dan bersabar. “Kali ini kita tangani dulu kebakaran agar api segera padam dan tidak merembet ke mana-mana. Untuk para pedagang, nanti akan kami carikan solusi dan beri bantuan agar tetap bisa berdagang. Kami mohon bersabar sebentar,” ungkap Hendrar Prihadi.
Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana M.MDS yang mendatangi lokasi langsung mengerahkan seluruh anggota Babinsanya turun ke areal kebakaran membantu upaya pemadaman dengan ‘membersihkan’ jalur lalu-lintas mobil pemadam kebakaran dari kerumunan warga yang memadati area untuk menyaksikan kebakaran.
Dipimpin Danramil 04 Gayamsari, Mayor Inf Rahmatullah AR SE MM, para Babinsa ikut mengamankan proses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Api baru bisa padam sekitar pukul 00.15 WIB dini hari. Petugas dari Inafis Polrestabes Semarang langsung menutup lokasi dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan mencari penyebab kebakaran.
Kamis (3/2/2022) petugas akan memulai melakukan penyelidikan dengan mencari keterangan dari para saksi dan pedagang dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). (Cha)

BERITA REKOMENDASI