Refocusing Anggaran Dampak Pandemi, Kendal Butuh CSR Perusahaan Untuk Realisasi Pembangunan

Editor: Agus Sigit

KENDAL, KRjogja.com – Pandemi Covid 19 yang melanda saat ini membuat pemangkasan anggaran baik ousat maupun daerah. Untuk bisa tetap merealisasikan pembangunan dibutuhkan bantuan dari pihak kain seperti Corporate Social Responsibility (“CSR”) dari perusahaan. Dalam acara CSR Expo yahg digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal Kamis (16/12) Bupati Dico mengatakan perlunya CSR dari perusahaan untuk membantu pembangunan di Kabupaten Kendal.

“Salah satu harapan untuk bisa membantu pembabgunan dan juga peningkatan perekonomian di Kabupaten Kendal adalah bantuan CSR perusahaan, hal ini karena banyaknya refocusing anggaran karena dampak pandemi,”ujar Dico.

Pihaknya mengajak kedepan agar penyaluran dana CSR tidak berjalan sendiri-sendiri, namun akan dikoordinir supaya peruntukannya terarah untuk mendukung program pembangunan di Kabupaten Kendal. Yang terpenting dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat luas dan pembangunan di Kabupaten.

“Pemanfaatan CSR ke depan akan ditangani oleh Pemkab Kendal melalui Baperlitbang supaya pemanfaatannya lebih optimal,”lanjutnya.

Sementara itu Ketua Forum CSR Kabupaten Kendal, Joko Salbianto menjelaskan jika dana CSR pada tahun 2018 sebesar 7,9 miliar, tahun 2019 sebesar 5,9 miliar, tahun 2020 sebesar 4,5 miliar dan tahun 2021 sebesar 2,6 miliar.

Pihaknya juga mengakui jika CSR mengalami penurunan yang cukup drastis pada tahun 2020 dan 2021 karena banyak perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19.

“Terjadi angka penurunan pada CSR yang diberikan karena kami juga terdampak adanya pandemi Covid 19 ini, neski begitu kami akan semaksimal mungkin membantu pemkab Kendal,”ujar Joko. Semua opd dikatakanya secara merata susah mendapatkan bantuan CSR dari beberapa perusahaan yang masuk menjadi anggota Forum CSR Kabupaten Kendal. (Ung)

BERITA REKOMENDASI