Roadmap PT Harus Bisa Topang Pertumbuhan Industri

Editor: KRjogja/Gus

SEMARG,KRJOGJA.com- Salah satu pembicara dalam Workshop Pengembangan Roadmap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di FKIP UNS Dr Wirawan Sumbodo MT yang juda dosen Universitas Negeri Semarang (unnes) mengatakan bahwa Roadmap riset di perguruan tinggi (PT) harus disesuaikan dengan kebutuhan Industri.

” Riset dunia perguruan tinggi harus bisa menghasilkan inovasi agar industri Indonesia bisa berkembang lebih baik dari negara lain. Industri yang berkembang kuat didukung oleh riset perguruan tinggi akan berdampak pada kemajuan dan kemakmuran bangsa. Negara-negara maju memiliki industri yang kuat menghasilkan produk ekspor yang menghasilkan devisa berlimpah untuk kemakmuran bangsanya. Oleh karena itu roadmap penelitian dan pengabdian di perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan artikel bereputasi internasional, namun memiliki dampak pada pertumbuhan industri di Indonesia” ujar Dr Wirawan.

Menurutnya pula, pertumbuhan Industri yang kuat akan tercapai bila riset-riset perguruan tinggi memberikan solusi kepada industri mitra agar lebih efisien dengan melakukan otomasi pada proses produksinya. Penggunaan Teknologi informasi seperti Internet of things (IoT) dan lain-lain pada proses produksi akan berdampak pada pengurangan tenaga kerja dan peningkatan kualitas produk guna meningkatkan daya saing industri di era global.

“Setiap perguruan tinggi perlu menyediakan laboratorium untuk riset kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan industri mitra. Bila riset perguruan tinggi sudah bisa menghasilkan produk inovasi yang diperlukan industri, bukan hanya menguatkan industri yang ada, namun akan melahirkan industri-industri baru yang mampu mengantarkan negara kita bisa menjadi negara maju yang sejajar dengan negara adi kuasa” tandas Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unnes ini.

Pembicara lainnya dalan worksop Roadmap P2M FKIP UNS secara online ini di antaranya Prof.Dr.Slamet Subiyantoro, Prof.Dr.Rustono M.Hum, Prof.Dr.Bruri Triyono, dan Dr. Iwa Kuntadi. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI