Rob Barito Potensi Menambah Angka Kemiskinan

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRJogja.com) – Rob di Kota Semarang semakin memprihatinkan, dan merambah hampir semua kawasan di partai utara Kota Semarang. Selain air laut yang masuk ke permukiman, juga menggenangi kawasan industri di Barito. Fenomena alam tersebut berpotensi menambah jumlah penduduk miskin di Kota Semarang.

Demikian ditegaskan anggota Komisi E DPRD Jateng Yudi Indras Wiendarto kepada krjogja.com di Semarang Rabu (3/8). Untuk mencegah hal itu, Yudi minta kepada Pemkot Semarang untuk mempercepat proses peninggian talut Kalibanger dan jalan Barito. “Sudah lima bulan terakhir ini kawasan Barito digenangi oleh air rob setiap hari. Roda perekonomian di kawasan bisnis kecil menengah tersebut praktis terganggu dan mengalami kelesuan. Jika pembangunan talut dan jalan tak segera dilakukan, saya khawatir akan menambah orang miskin baru di Kota Semarang karena roda perekonomian di Barito tidak jalan,” tegas Yudi.

“Bencana yang letaknya jauh-jauh saja bisa segera diatasi, tapi ini di Barito yang berada di Kota Semarang dan dekat dengan kantor Wali Kota dan Gubernur. Kalau dibiarkan terlalu lama kasihan masyarakat,” desah Yudi pada Pemkot Semarang.

Yang menjadi pertanyaan bagi Yudi, bencana alam di sejumlah daerah di Jateng bisa dengan cepat diatasi. Sedangkan bencana rob di Kota Semarang yang menjadi ibukota Jateng terkesan kurang mendapat perhatian. Kalau bencana rob dibiarkan terlalu lama kasihan masyarakat yang terkena dampak.

“Semakin hari rob yang menggenangi Jalan Barito Utara Kampung Rejoleksono Kelurahan Melatiharjo Kecamatan Semarang Timur terlihat semakin parah. Apalagi saat hujan deras dan air laut pasang, jalan menjadi seperti sungai. Kedalaman genangan bisa sampai 50 centimeter dan masuk ke rumah-rumah penduduk dan mengganggu kesehatan masyarakat di daerah tersebut,” tutur Yudi dari Fraksi Gerindra ini. (Bdi)
 

 

BERITA REKOMENDASI