Saber Pungli Kemenkum HAM Dibentuk

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRJogja.com) – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Senin (7/11/2016) dikukuhkan oleh Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah, Bambang Sumardiono BcIP SH MSi, di kantornya Jalan Dr Cipto Semarang.

Tim yang disebut Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) di lingkungan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah ini sebagai tindak lanjut pengukuhan Satgas Saber Pungli pada 27 Oktober lalu berdasar Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tanggal 20 Oktober 2016.

Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah Bambang Sumardiono BcIP SH MSi berharap pada 34 anggota UPP agar bekerja dengan dilandasi dedikasi dan loyalitas. "Pengukuhan UPP hendaknya jadan dimaknai sebagai acara seremoni, melainkan harus segera ditindak lanjuti dengan langkah-langkah kerja nyata yang konkret. Mari kita tunjukkan kinerja kita kepada masyarakat dalam memberantas pungli. Landasi kerja kita dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas", tegas Bambang Sumardiono.

Setelah dikukuhkan, menurut Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah, tim akan bekerja melakukan inspeksi di unit-unit atau sentra pelayanan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kanwil Kemenkum HAM Jateng. Tim akan bekerja secara tertutup atau rahasia, besar kemungkinan dengan cara menyamar. "Setiap kami menemukan pelanggaran pasti akan kami proses, oleh karena itu kami juga menekankan kepada tim atau anggota UPP agar tidak coba-coba melindungi atau menjadi becking pungli", lanjut Bambang.

Setelah muncul Peraturan Presiden tentang Saber Pungli, pihak Kemenkum HAM menurut Bambang Sumardiono sudah langsung menindak lanjutinya dengan menggelar sidak di unit-unit pelayanan. "Kami sudah melakukan pengamanan dan inspeksi mendadak, termasuk juga melakukan pemeriksaan di laci-laci, map dan saku-saku petugas sentra pelayanan, namun hasilnya nihil atau tak ditemukan hal mencurigakan. Tindakan ini cukup membuat semua kalangan berbenah untuk tidak coba-coba menarik pungli maupun memberikan sesuatu berupa penyuapan kepada petugas", ungkapnya.

Molyono BcIP SH, Ketua UPP Kanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah mengaku kesiapannya terjun ke lapangan bersama anggotanya untuk membersihkan pungli. "Obyek kami tidak saja petugas, melainkan juga masyarakat. Jangankan yang menerima, yang memberi pun akan kami periksa. Sebab pungli akan tumbuh subur apa bila ada yang memberi dan menerima, sehingga semuanya harus dicegah. (Cha)   

 

 

BERITA REKOMENDASI