Saksi Paslon ‘Rudal’ Tolak Tanda Tangan

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA (KRjogja.com) – Dua saksi dari pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit menolak tandatangan plano hasil rekapitulasi perolehan suara tingkat Kota Pilwakot Salatiga 2017.  Penolakan ini dilakukan karena pihak saksi paslon 1 menduga banyak pelanggaran terutama di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diduga digelembungkan, jumlah surat suara yang rusak.

 

Saat semua saksi baik dari paslon maupun panwas serta  KPU diminta menandatangani plano hasil rekapitulasi, namun pihak saksi Rudal tidak maju dan tidak bertandatangan. Pihak KPU ditandatangi oleh Putnawati, Syaemuri, Sujit Mujirno, Suryanto dan Jayusman (komisoner KPU Salatiga). Saksi dari paslon nomor urut dua, bertanda tangan yakni M Guntur Fajar Utomo dan unsur Panwaslu Salatiga

“Kalau ada yang mau menggugat hasil pilwakot Salatiga 2017, diberi kesempatan dan waktu 3×24 sampai Sabtu pukul 17.10. Ini bukan menetapkan pemenang Pilwakot melainkan menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara Kota Salatiga 2017,” tandas Ketua KPU Salatiga, Putnawati, Rabu (22/02/2017) petang tadi.

Sedangkan Ketua Panwaslu Arsyad Wahyudi, terkait kemungkinan adanya gugatan ke MK dari paslon nomor urut 1, ia menegaskan siap apabila dipanggil Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai pihak terkait. “Kami siap saja apabila nanti diminta keterangan oleh MK,” tandasnya.

Hasil rekapitulasi adalah paslon Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudal) 52.060 suara, untuk Yuliyanto-Muh Haris (Yaris) 53.052 suara. (Sus)

BERITA REKOMENDASI