Salahi Aturan, Penambangan Galian C di Magangan Ditutup

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Setelah penambangan illegal di Desa Winong Kecamatan Ngampel, kini penambangan galian c di Dusun Magangan Desa Jatirejo ditutup. Penutupan dan penyegelan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal di pintu masuk penambangan.

Penutupan diduga karena menyalahi aturan, pasalnya izin yang ada untuk pengembangan perumahan, bukan penambangan. “Jadi tidak boleh material keluar karena izinnya pengemangan perumahan hanya meratakan tapi kenyataannya material dibawa keluar,” ujar Kepala Satpolkar Kendal, Toni Ariwibowo kepada KRJOGJA.com, Selasa (05/05/2020).

Dikatakan jika yang dilakukan hanya sekadar meratakan meski dengan alat berat banyak, hal itu tidak akan dipermasalahkan. Namun kenyataanya material yang diratakan justru dijual ke luar.

“Izin pengembangan perumahan sudah lama dan aktivitasnya juga lama. Penutupan dilakukan bersama inspektorat setelah ada laporan warga,” lanjutnya

Penambangan galian C di Magangan ini menurut Toni dimiliki oleh Subono dan beberapa rekan kerjanya. Saat dilakukan penyegelan, tambang dalam keadaan sepi ditinggal penambang.

Dikatakan Toni, aktivitas penambangan galian c ini pernah dibebaskan karena saat itu ada instruksi untuk percepatan proyek nasional sehingga material dapat keluar. “Setelah proyek selesai seharusnya material tidak boleh keluar karena ijinnya hanya pengembangan perumahan,” jelas Toni. (Ung)

BERITA REKOMENDASI