Salatiga Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Percepatan Penangangan Virus Korona (Covid-19) Salatiga menetapkan melakukan pemantauan ketat terhadap dua klaster transmisi lokal penyebaran virus korona, yakni klaster Blondo Celong, Kecamatan Tingkir dan kawasan Jalan Cempaka, Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Salatiga.

Masa tanggap darurat penanganan virus korona di Salatiga diperpanjang sampai 30 Juni 2020. Langkah ini diambil karena masih terjadi penambahan jumlah kasus.

Walikota Salatiga Yuliyanto mengatakan, perpanjangan masa tanggap darurat ini ditetapkan dalam rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang digelar pada Selasa (02/06/2020). Masa tanggap darurat diperpanjang sampai 30 Juni 2020 dan new normal belum diberlakukan di Salatiga.

“Penyebaran virus korona di Salatiga terbanyak dari orang tanpa gejala (OTG). Warga harus menaaati protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, menggunakan handsanitizer, cuci tangan dengan air yang mengalir dan menjaga kebersihan,” katanya, Rabu (03/06/2020).

Pemerintah daerah segera melakukan penegakan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan di seluruh wilayah Kota Salatiga. Ini untuk menekan persebaran COVID-19.

Pengetatan dua wilayah klaster juga dilakukan, yakni klaster Cempaka dan Blondo Celong sekitarnya, yang diampu oleh tim gabungan. Upaya pemangkasan penyebaran virus korona ini, Pemkot Salatiga dalam waktu dekat melakukan rapid test secara masif di pasar, pertokoan, pabrik, kantor, ASN, ojek online dan sopir serta swab agresif pada kontak erat positif kasus Covid-19. (Sus)

BERITA REKOMENDASI