Sastra Prancis Unnes Bahas Perkembangan Linguistik dan Sastra

SEMARANG,KRJOGJA.com- Penulisan akademik berupa hasil-hasil penelitian terus bertransformasi. Hingga sekitar satu dekade sebelumnya, dosen dan peneliti menjadikan buku sebagai sarana menuliskan pemikirannya. Kini, jurnal ilmiah menjadi tolok ukur karya akademik diakui oleh publik.

Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) Dr Wening Udasmoro SS MHum DEA mengatakan, dalam jurnal, disiplin ilmiah sangat ketat diterapkan untuk karya yang ingin dipublikasikan. Aturan tersebut termasuk mengharuskan penulis mesti mengutip jurnal mutakhir. “Perkembangan penulisan ilmiah terus bergerak, termasuk dalam bidang kajian bahasa dan sastra,” kata Wening dalam webinar “Kajian Linguistik dan Sastra Kontemporer” yang digelar Jurusan Bahasa dan Sastra Prancis Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (26/8/2020).

Namun, di sisi lain tidak mudah menemukan jurnal sastra yang tidak berkaitan dengan bidang lain. Meneliti sastra berarti juga meneliti aspek-aspek yang melingkupi teks tersebut, seperti pengarang dan lingkungan sosial, politik, budaya tempat sastra diciptakan. Teks sastra mengandung konteks tertentu dan memungkinkan peneliti memotret banyak hal. “Untuk itu, dalam melakukan penelitian, peneliti mesti terus melakukan eksplorasi dan menggunakan pendekatan lintas disiplin sehingga memberikan kontribusi kepada keilmuan,” kata Wening yang juga Dekan FIB UGM itu.

Webinar yang diikuti ratusan peserta itu juga menghadirkan pembicara dosen Prodi Sastra Prancis yang juga Dekan FBS Unnes Dr Sri Rejeki Urip dan dosen Sastra Prancis Universitas Indonesia Dr Joesana Tjahjani. Webinar dimoderatori dosen Sastra Prancis Unnes Dr Wahyudi Joko Santoso.

BERITA REKOMENDASI