Sego Iriban Kekayaan Budaya di Embung Lerep

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGA.com – Festival Sego Iriban digelar di Embung Lerep, Kawasan Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (12/03/2020). Kegiatan budaya ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Padaa Festival Iriban ini, warga menjajakan panganan jadul lewat Pasar Djajanan Ndeso Tempo Doeloe yang ditata di sepanjang embung. Ada sejumlah makanan tradisional seperti urap, bubur, dan singkong.

Sego Iriban diambil dari kata irip-iripan yang berarti menjaga sumber mata air. Wujudnya warga menggelar nasi putih dan aneka lauk di taruh di dedaunan. Bahan lauk semuanya didapatkan dari hasil hutan di sekitar Desa Lerep.

Festival Sego Iriban ini terinspirasi dari kebiasaan warga desa yang digelar tiap Rabu Kliwon di bulan Rajab. Pegiat Pokdarwis Desa Lerep, Kamali (40), mengatakan warga kemudian menangkap tradisi itu sebagai potensi pariwisata lokal.

“Kami menciptakan wisata budaya lokal di desa kami dan kami ciptakan konsepnya dengan Festival Sego Iriban ini,” kata Kamali.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan kekayaan khasanah budaya harus terus dipelihara dan dilestarikan oleh masyarakat desa. “Kami apresiasi festival sego iriban ini dan adanya desa wisata Desa Lerep dengan memaksimalkan dana desa,” ujar Ganjar. (Sus)

BERITA TERKAIT