Sejumlah Pejabat Diperiksa, Tersangka Korupsi PPh 21 Bakal Bertambah

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Kejari Salatiga terus memaksimalkan pemeriksaan tindak lanjut dugaan korupsi pajak penghasilan (PPh21) di Pemkot Salatiga atas tersangka AS mantan bendahara pembantu di Badan Keuangan Daerah (BKD). Beberapa pejabat di Pemkot Salatiga sudah dimintai keterangan dan dipastikan ke depan bakal ada tersangka baru selain AS.

Kasi Intelijen Kejari Salatiga, Ariefulloh ditemui wartawan membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa 20 saksi dalam kasus ini dan 12 diantaranya adalah pejabat di Pemkot Salatiga. Ketikan ditanya mengenai adanya rekening di Bank Jateng dalam setoran PPh 21, ia tidak menampiknya dan juga sudah memeriksa pegawai Bank Jateng.

“Tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi PPh21 di Salatiga ini. Ada 12 pejabat diperiksa, sebagian sudah ada yang sudah pensiunan dan masih juga ada yang masih aktif. Ya benar, kami juga telah memintai keterangan pegawai Bank Jateng,” kata Ariefulloh.

Sementara itu, Sekda Salatiga, Wuri Pujiastuti dihubungi KRJogja.com, Senin (26/07/2021) membenarkan bahwa dalam proses setoran PPh21 selama ini melalui rekening di Bank Jateng. “Iya Betul Mas, semua pajak dan PPh21 sudah sejak lama melalui Bank Jateng,” tandas Wuri Pujiastuti ditanya soal adanya rekening masalah PPh 21 di Salatiga ini.

Tersangka AS sudah dilakukan pemeriksaan namun pihak Kejari Salatiga sampai saat ini belum melakukan penahanan terhadap tersangka. (Sus)

BERITA REKOMENDASI