Sekolah Daring Dimulai, Saat Murid Berseragam di Depan Ponsel

SEMARANG, KRJOGJA.com – Sekolah dengan tatap muka langsung antara murid dan guru tampaknya masih belum bisa dilakukan di wilayah yang masih banyak jumlah orang yang terjangkit Covid-19, termasuk di Kota Semarang. Solusinya, sekolah-sekolah pada saat mengawali tahun ajaran baru harus memberlakukan sistem pengajaran virtual atau dalam jaringan (daring). Termasuk juga yang dilakukan SMA Negeri 3 Semarang.

Pada pelaksanaan pertama kali masuk tahun ajaran baru 2020-2021, para siswa-siswi pun mengawali sekolah dari rumah masing-masing. mereka tetap mengenakan seragam sekolah dan mengikuti materi melalui tayangan di masing-masing smartphone mereka.

Shafa Aghnia Mahadewi, siswa baru kelas 1 SMA Negeri 3 Semarang, Senin (13/7/2020) mengaku baru kali ini memiliki pengalaman sekolah secara virtual dari rumah. “Awalnya yang canggung karena kepingin bertemu dengan teman-teman dan kenalan dengan para guru, tapi karena alasan keamanan dan protokol kesehatan, saya bisa menyadari,” kata Shafa ditemui di rumahnya, kawasan Indraprashta Semarang.

Menurut Rina Agustina, orang tua Shafa, anaknya tidak canggung karena memang sudah terbiasa dan menguasai gadget. “Justru para orang tua yang harus menyesuaikan anak-anak,” ungkap Rina.

Diungkapkannya, tidak semua dilakukan virtual, Selasa (14/7/2020) juga ada jadwal ke sekolah untuk kegiatan pengenalan yang hanya dibatasi beberapa jam dan harus memenuhi standar protokol Covid-19, misalnya menggunakan masker, jaga jarak dan berbekal handsanitizer. (Cha)

BERITA REKOMENDASI