Sekum PP Muhammadiyah Ajak Bersyukur Indonesia Diberkahi Keberagaman

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJOGJA.com – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti MEd menyampaikan masyarakat Indonesia wajib bersyukur atas anugerah Tuhan kepada bangsa ini yang diberkahi dengan banyak hal.

“Selain bumi yang sangat subur dan negara besar serta wilayah luas, juga memiliki bahasa nasional sendiri dan sangat kaya akan budaya dan bahasa daerah. Sehingga kita bisa berkomunikasi dengan bahasa yang sama di seluruh wilayah NKRI yang luas ini. Banyak negara di dunia yang tidak punya bahasa nasionalnya sendiri sehingga mereka menjadikan bahasa kolonial yang menjajahnya sebagai bahasa yang akhirnya mereka pakai sebagai alat komunikasi secara nasional mereka” ujar Prof Dr Abdul Mu’ti MEd saat berbicara sebagai nara sumber “Talkshow Tokoh Inspiratif Memantapkan Potensi Diri Untuk Merancang Resolusi Diri”, Senin (3/1/2022).

Talkshow dilakukan secara hybrid (daring dan luring) ini dibuka Rektor Unimus, Prof Dr Masrukhi MPd dihadiri secara luring oleh para wakil rektor, dekan, dosen, dan mahasiswa. Acara dengan moderator Rokhmat Suprapto SAg MAg ini juga dihadiri 48 (36 luring, 12 daring) mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPMM) Modul Nusantara Tahun 2021 dimana Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) sebagai tuan rumah. Selain itu tidak kurang dari 500 orang mengikuti kegiatan melaui daring.

Dalam talkshow tersebut Prof Abdul Mu’ti banyak berbagi cerita inspiratif perjalanan dirinya mulai muda saat kuliah di UIN Walisongo Semarang sampai S2 di Australia dan S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Juga pengalaman berorganisasi di Muhammadiyah serta pengalaman melanglang buana (lebih dari 43 negara).

“Untuk kita semua, khususnya generasi mileneal, kalau punya keinginan atau cita-cita kita lakukan jangan setengah setengah. Tetapi dengan sepenuh jiwa namun jangan isolasikan diri dalam mencapai cita cita. Harus tetap menjadi bagian komunitas secara aktif serta sebagai manusia biasa yang perlu hidup bersosialisasi dengan sesama” ujar Prof Dr Abdul Mu’ti.

Lebih lanjut menurutnya, dirinya juga menyampaikan kalau banyak masyarakat Indonesia terkadang kurang percaya diri serta merasa inferior (rendah diri) kalau di luar negeri. Padahal sesungguhnya sangat banyak orang Indonesia yang memiliki talenta luar biasa dan berprestasi manakala studi atau bekerja di luar negeri. Bekerja atau studi harus penuh passion serta tidak kalah pentingnya restu dari orang tua yang bisa menjadikan seseorang berhasil.

BERITA REKOMENDASI