Selama Covid-19 PAD Semarang Turun Rp 1 T

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota Semarang mulai memberi peluang dibukanya Hotel untuk mengeliatkan sektor pariwisata yang selama ini ‘terjun bebas’ karena COVID-19.
Wakil Walikota Semarang Hj Hevearita G Rahayu, Selasa (9/6/2020) mengaku akibat COVID-19, Kota Semarang kehilangan PAD sektor pariwisata mencapai Rp 1 triliun. Belum lagi dampak pengurangan tenaga kerja sektor hiburan akibat penutupan selama COVID-19.

Menjelang penerapan New Normal dengan akan dibukanya kembali hotel, Wakil Walikota menyempatkan meninjau kesiapan Hotel Grand Edge yang mulai dibuka kembali, Selasa (9/6/2020). Hevearita melihat dari dekat pelaksanaan protokoler pencegahan COVID-19 dilakukan di Hotel Grand Edge dari penerapan kawasan wajib masker, penerapan physical distancing hingga pengaturan elevator yang aman dari sentuhan dan pembatan pengguna.

MarCom Kekancan Mukti Grand Edge, Rizky Agung Widodo optimistis pembukaan kembali hotelnya setelah 2 bulan lebih tutup karena COVID-19 akan mempercerah sektor pariwisata Kota Semarang. Optimisme yang dibangun kini mendasarkan pada penerapan standar pengamanan kesehatan guna pencegahan COVID-19, sehingga siapapun ynag datang dan menfinap di hotelnya benar-benar terlindungi dari bahaya COVID-19.

Mungkin hanya Grand Edge yang memiliki satu kamar yang khusus difungsikan sebagai kamar karantina apabila ditemukan adanya tamu yang diwaspadai terjangkiti virus, sebelum dirujuk ke RS. (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI