Selundupkan Sabu Kedalam LP Kedungpane, Napi Kembali Diseret Ke Kantor Polisi

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, Krjogja.com – Aksi penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam LP kelas I Kedungpane Semarang kembali berhasil digagalkan pihak LP bekerjasama dengan Polrestabes Semarang. Petugas mengamankan dua tersangka, termasuk seorang napi dan barang bukti diantaranya puluhan gram sabu, bola tenis yang semula berisi sabu, beberapa ponsel, motor dan timbangan digital .

Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang Kompol Aries Dwi Cahyanto kepada wartawan,Selasa (2/11) menjelaskan terungkapnya penyelundupan narkoba ke dalam LP Kedungpane berawal informasi dari pihak Lapas Klas I tersebut yang menemukan bola tenis berisi sabu di sekitar kamar blok narapidana. Bola tenis itu diduga dimasukkan dengan cara dilemparkan dari luar lapas tepatnya di samping pagar tembok yang berbatasan dengan jalan Anyar Duwet Kelurahan Kedungpane Mijen Kota Semarang.

Informasi ditindak lanjuti petugas Sat Narkoba dengan melakukan pengawasan di sekitar LP. Upaya ini telah membuahkan hasil. Pada Jum’at( 29/10) waktu sholat Jumat jam 12.30, petugas melihat pengendara sepeda motor berhenti di depan toko bangunan samping tembok pagar lapas lalu pengedara sepeda motor tersebut turun dan melempar bola tenis ke dalam lapas.

Pelaku segera dibekuk setelah ketika didekati melarikan diri sejauh sekitar 300 meter. Pelaku mengaku bernama Reza semula mengelak melempar bola tenis melewati dinding tembok yang cukup tinggi ke dalam LP. Namun,setelah terdesak Reza mengakui melempar bola tenis yang diisi narkoba jenis sabu. Ia menyelundupkan sabu ke dalam LP atas suruhan penghuni LP tersebut bernama Hendri Sanjaya.

Narapidana LP Klas I Semarang penghuni Blok H No. 15 itu kemudian diciduk dan mengakui perbuatannya menyuruh Reza menyelundupkan sabu. Petugas menggeledah kamar Hendri di blok H No 15 menemukan 4 plastik klip berisi sabu di dalam bungkus rokok yang disimpan di bawah rak piring . Selain itu ditemukan bola tenis warna hijau dalam kondisi sobek berisi tissue dan masker di dalam tempat sampah kamar.

Dari pengembangan pemeriksaan, penyidik juga menggeledah kamar rumah tersangka Reza menemukan sebuah tas berisi 5 plastik klip berisi sabu seberat kurang lebih 10 gram, 10 plastik klip berisi sabu terbungkus sedotan warna ungu, tiga bendel plastik klip kecil, satu buah timbangan digital , seperangkat bong / alat hisap sabu terbuat dari botol air mineral tutupnya terhubung dua buah sedotan.

Tersangka Reza mengaku sedikitnya sudah lima kali disuruh Hendri mengambil dan membagi bagi sabu ke dalam paket-paket kecil serta paling tidak sudah dua kali menyelundupkan sabu ke dalam LP.Kasus ini masih terus dikembangkan penyidik.(Cry)

 

BERITA REKOMENDASI