Semarang Dikepung Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang di Beberapa Lokasi

Editor: KRjogja/Gus

Daerah Genuk yang merupakan pintu masuk dan keluar Kota Semarang dari Barat berbatasan dengan Demak juga ikut lumpuh. Danramil Genuk Kapten Inf Purwoto mengungkapkan setelah satu jam hujan lebat sekitar pukul 15.15 WIB, ketinggian air di sekitar jembatan tol Kaligawe sudah cukup mengkhawatirkan pengguna jalan, oleh petugas Polantas Polsek Genuk dan Polrestabes Semarang langsung dinyatakan tertutup dan dialihkan. Arus kendaraan dari Demak yang ingin masuk ke Semarang langsung dibelokkan ke Jalan Wolter Monginsidi. “Saya menyakini penggendara mobil maupun sepeda motor yang hendak ke kota pun pasti terkendala banjir. Sebab genangan hampir terjadi di seluruh wilayah kota,” ungkap Kapten Inf Purwoto.

Sementara laporan dari Danramil Semarang Utara dan Timur, Mayor Arh Sulistyono, banjir melanda hampir seluruh wilayahnya, terutama Kota Lama dan Semarang Utara. Terparah di Semarang Utara selain wilayah Kemijen Kaligawe juga Jalan Citarum, Jalan Dr Cipto dan Jalan MT Haryono atau Mataram. Kawasan Jurnatan pada sekitar pukul 17.00 WIB sulit ditembus kendaraan, baik motor maupun mobil. “kami mendata ada beberapa kasus pohon tumbang antara lain di Jalan Dorang Semarang Utara. Sedangkan banjir tertinggi berada di kawasan Kampung Kemijen, karena ada beberapa rumah yang belum ditinggikan sampai air yang merendam nyaris mencapai meteran listrik. Terjadi di Kp Cilosari Dalam VIII, rumah milik Bapak Suwito,” ungkap Mayor Arh Sulistyono.

Di wilayah Semarang Tengah, Danramil Semarang Tengah Mayor Arh Sugiharto menyampaikan terjadi kasus pohon tumbang di Jalan Karangsaru, tepatnya di depan Gereja Karangsaru. “Pohon tumbang nyaris saja mengenai seorang yang melintas. Tak ada korban jiwa namun di beberapa wilayah terpaksa aliran listriknya dipadamkan untuk menghindari terjadinya konsleting atau hubungan arus pendek listrik,” ungkap Mayor Arh Sugiharto.

Menurutnya, wilayahnya hampir menyeluruh terdampak banjir. Termasuk kawasan Balaikota Semarang yang sebelumnya tak pernah banjir, kemarin banjir. Bahkan Kantor Kodim 0733 BS Semarang dan Denpom IV/5 Semarang ikut terendam banjir. Di Jalan Pemuda dari depan Hotel Metro hingga Tugu Muda sepanjang 2,5 kilometer terendam banjir sekitar 60 sentimeter.

Mayor Inf Rahmatullah AR SE MM, Danramil Semarang Selatan mengungkapkan wilayahnya juga tak luput dari banjir. “Komplek kantor Gubernur Jawa Tengah juga tak luput dari genangan banjir. Banyak kendaraan yang terendam banjir di parkiran antara gedung A dan B komplek Gubernuran. Ketinggian air sekitar 50 sentimeter. Sementara terjadi pula trotoar ambles di jalan Veteran Semarang di sekitar depan Gedung KPU Jateng. Trotoar ambles karena longsor tergerus air yang mengalir deras dari kawasan Jalan Sumbing. Tak ada korban dalam kejadian tersebut,” ungkap Mayor Inf Rahmatullah.

Mayor Inf Ahmad Mubarok pun juga mengungkapkan, banjir kali ini juga mengakibatkan wilayahnya terdampak. Sepanjang Jalan Simongan Semarang barat yang tak pernah banjir, Selasa kemarin banjir cukup tinggi, terutama di depan Klenteng Agung Sam Poo Kong Gedungbatu. Kawasan lain yang parah menurutnya daerah Anjasmoro Tawangsari.

BERITA REKOMENDASI