Semarang Jalankan PKM Jilid III yang Identik New Normal

SEMARANG, KRJOGJA.com-  Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM menyatakan pemerintah kota Semarang akhirnya menempuh kebijakan belum menerapkan “new normal” tetapi melanjutkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Jilid III tanggal 8-21 Juni 2020.

Alasannya karena angka RO (angka reproduksi) untuk bisa ke new normal harus di bawah angka 1 , sementara RO Kota Semarang belum lama ini 1,4 akibat lonjakan pasca lebaran. Syarat lainnya penularan Covid-19 di wilayahnya telah bisa dikendalikan.

“Namun PKM ini sejalan pula dengan kebijakan Jogo Tonggo dari Pak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Program ini melibatkan sepenuhnya peran masyarakat atau komunitas sampai tingkat bawah RT, RW, kelurahan dan semua stake holder bersama sama bekerja sama untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19” ujar Hendrar Prihadi saat sebagai pembicara  Sosialisasi dan Dialog Online “The New Normal” di kota Semarang yang digelar di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dan disiarkan melalui Zoom dan live streaming diikuti semua sivitas akademika Unimus dan masyarakat umum, belum lama ini.

BERITA REKOMENDASI