Sensus Penduduk 2020, BPS Kendal Butuh 6.500 Petugas Lapangan

KENDAL, KRJOGJA.com – Sensus Penduduk yang dilakukan tiap 10 tahun sekali, kembali akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang. Untuk sensus penduduk 2020 mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal membutuhkan setidaknya 6.500 petugas lapangan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya pekerjaan dilapangan tidak akan diributkan dengan banyaknya kertas formulir isisn. 

Kepala BPS Kendal Umi Hastuti mengatakan, para petugas itu akan dibekali pengetahuan untuk memberikan pengarahan warganya dalam mengisi sensus secara online.
"Sensus ini akan dilakukan secara online pada bulan Februari dan Maret tahun 2020. Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi terkait hal itu,"ujar Umi Astuti dalam rangka Hari Statistik Nasional, di Stadion Utama Kebondalem, Minggu (6/10) pagi. 

Umi mengatakan nantinya dalam pengisian data penduduk dalam sensus itu dapat dilakukan melalui aplikasi yang terhubung  internet maupun mengakses langsung dalam website BPS. Lebih lanjut dikatakan  jika sensus penduduk secara online ini sukses, maka ke depan masyarakat hanya tinggal mengupdate data penduduknya saja.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa meminta semua masyarakat kendal untuk menyukseskan Sensus Penduduk tahun 2020. Menurutnya dengan mengikuti sensus penduduk maka termasuk dalam kegiatan tertib administrasi kependudukan. 

"Sensus penduduk sangat penting karena bisa mengetahui berapa jumlah penduduk negara kita dan akan dihitung sepuluh tahun sekali, kami menghimbau agar masyarakat memberika data yang akurat,"ujar Mirna.

Dikatakan Bupati Mirna bahwa sensus dilakukan juga untuk memperbaiki data-data yang sudah berubah atau sudah tidak valid lagi. Menurutnya dengan masyarakat menyukseskan sensus penduduk, maka akan mempengaruhi kebijakan dan program-program pemerintahan. 

 "Jika nanti datanya tidak valid karena masyarakat tidak ikut menyukseskan, nanti kebijakan yang dibentuk jadi tidak tepat sasaran. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk mengikuti sensus penduduk,"lanjutnya. (Ung)

 

BERITA REKOMENDASI