Sipades Deteksi Penyimpangan Dana Desa

Editor: Ivan Aditya

KUDUS, KRJOGJA.com – Polres Kudus melakukan sosialisasi Sistem Informasi Pendampingan Dana Desa (Sipades) kepada seluruh kepala desa, para pendamping tingkat desa dan tenaga ahli dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat. Kegiatan dihadiri Penjabat Sekda, Camat se- Kabupaten Kudus, Kepala Dinas PMD, Kapolsek, Kasat Binmas dan Bhabinkamtibmas, berlangsung di Gedung Kesenian Kecamatan Bae, Rabu (07/03/2018).

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, Sipades merupakan aplikasi baru untuk penunjang kegiatan pendampingan dana desa oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Sosialisasi dilakukan agar dalam pelaksanaan di lapangan tidak ada hambatan.

Kegiatan sosialisasi Sipades juga melibatkan tim Informatika dan Teknologi (IT) Polda Jateng. “Jangan sampai kepala desa nanti takut karena kegiatannya harus didampingi bhabinkamtibmas,” pintanya.

Sementara, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Sudjatmiko menyatakan, tujuan Sipades untuk pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa. Dengan Sipades dapat mendeteksi dini apabila terjadi penyimpangan dana desa. Di Jawa Tengah, Sipades baru dilakukan di tiga kabupaten, yakni Kudus, Batang dan Sragen karena memiliki program Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang sudah terintegrasi dengan seluruh desa di wilayah masing-masing.

Bhabinkamtibmas membantu sepanjang menyangkut substansi administratif. Tetapi jika substansi sudah melenceng atau menjurus ke tindak pidana maka tetap akan diproses sesuai hukum berlaku. “Pihak desa tidak boleh ketakutan menjalankan dana desa sepanjang sesuai aturan. Adanya Sipades, semuanya bisa saling koreksi,” tegasnya. (Trq)

BERITA REKOMENDASI