Soal Bocornya Dokumen HPS, Kadis LH Mengaku Tak Tahu

SALATIGA, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Salatiga, Prasetyo Ichtiarto melalui Kabag Humas dan Protokol Kusumo Aji memgaku dirinya tidak tahu menahu mengenai dugaan bocornya dokumen Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek RTH Taman Sidomukti Salatiga senilai kurang lebih Rp 6 miliar.

Menurutnya  dokumen tersebut dipegang oleh orang luar dinas dan kini disita polisi dalam kasus dugaan penipuan memang berkop dinas tetapi belum ada tanda tangan dan cap resmi dinas alias masih kosongan. 

BACA JUGA :

Komisi C Dukung Polisi Ungkap Bocornya Dokumen HPS

Dokumen Bocor, Broker Proyek Pemkot Ngaku Terima HPS

"Kami tidak tahu menahu bocornya dokumen HPS dari DLH. Dokumen itu masih kosongan belum ada tandatangan atau stenpel resmi. Pihak DLH tidak tahu sampai ada dokumen yang keluar, " tandas Prasetyo Ichtiarto melalui Kabag Humas Pemkot Salatiga, Kusumo Aji kepada KRjogja.com, Selasa (22/10/2019).

DLH,kata Aji juga siap untuk memberikan klarifikasi dan siap diperiksa oleh kepolisian apablia dibutuhkan dalam mengungkap tuntas kasus dugaan bocornya dokumen HPS DLH terkait proyek miliaran rupiah ini. "Pak Prasetyo sebagai kadinas LH siap untuk memberikan penjelasan apabila pihak kepolisian membutuhkan keterangan terkait dokumen HPS," kata Kusumo Aji kepada KRJogja.com. 

Diketahui Polres Salatiga memgungkap penipuan dengan kedok memenangkan lelang proyek. Polisi menyitas salah satu barang bukti dokumen HPS proyek RTH Taman Sidomukti Salatiga. (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI