Soal Demo Ahok, Kelompok Islam Jangan Terprovokasi

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA (KRjogja.com) – Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa kelompok Islam, TNI dan Polri saat demo terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Cahaya Purnama (Ahok) di Jakarta jangan terprovokasi dan diadu domba oleh kepentingan asing.

 

Pernyataan ini ditegaskan Hidayat saat sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung Pertemuan Daerah (GPD) Salatiga, Kamis (24/11) sore. Mengenai soal tuntutan pendemo terhadap kasus penistaan agama tersebut, menurut Hidayat adalah wajar. Namun demikian, ia berpesan agar pendemo terkait Ahok ini, komitmen dan tidak berubah agenda menjadi anarkis dan makar.

“Jangan sampai kelompok Islam, TNI dan Polri terprovokasi oleh kepentingan asing. Polisi jangan main-main dalam menuntaskan kasus dugaan penistaan agama ini. Tuntutan pendemo masih wajar,” tandas Hidayat Nur Wahid.

Tokoh nasional ini juga menegaskan bahwa semua pihak harus komitmen menegakkan hukum demi keberlangsungan NKRI ini. Dalam sosialisasi kebangsaan ini, Hidayat mengatakan mengajak semua lapisan masyarakat menjaga kedaulatan bangsa Indonesia seperti yang dilakukan ulama Indonesia di jaman penjajahan Belanda dahulu.  Ia juga menegaskan membela kedaulatan tanah air hukumnya fardhu ain. “Hukum membela kedaulatan tanah air fardhu ain jadi sangat luar biasa,” tandasnya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI