Soal Gelaran Panggung 17an, Kades Kebonagung Kendal Minta Maaf

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Kejadian peringatan HUT Kemerdekaan dengan menggelar panggung hiburan di RT4 RW1 Desa Kebonagung Kecamatan Ngampel, Kades Widodo memintamaaf. Bersama dengan Abdul Malik Ketua Paguyuban Kades Bahurekso dan juga Pengurus Paguyuban yang lain, kades bermaksud menemui Kapolsek Pegandon.

Namun karena ada kegianatan vaksinasi, Kapolsek Pegandon AKP Zaenal Arifin belum bisa ditemui. Ketiganya ditemui anggota polsek di ruang Kasi Um Polsek Pegandon.

“Kapolsek tidak ada di tempat karena ada kegiatan, yang jelas maksud tujuan kami meminta maaf kepada Kapolsek Pegandon atas peristiwa yang terjadi kemarin malam. Posisi saya serba salah karena kegiatan tersebut tidak ada ijin dan saya juga baru saja bepergian dan kaget dilapori ada panggung hiburan,” ujar Widodo, Kamis (19/08/2021).

Lebih lanjut dikatakan Widodo kalau masalah penanganan Covid-19 masing-masing desa berbeda. Di Desanya termasuk susah untuk diperingatkan secara frontal, harus berhati-hati. “Untuk membubarkan panggung tidak gampang dan saya tidak menerima ijin atas kegiatan tersebut,” lanjutnya.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Bahurekso Kabupaten Kendal, Abdul Malik menjelaskan dirinya mewakili Kepala Desa juga meminta maaf. “Ini merupakan pembelajaran bagi kami untuk kedepan lebih baik. Di Kendal ada 266 desa apalagi di tengah pandemi dengan berbagai macam kegiatan yang menyita banyak waktu,” ujar Malik.

Karena tidak bertemu dengan kapolsek, mereka bakal datang kembali untuk menemui agar permasalahan cepat selesai. Seperti diberitakan, Kades Widodo bersitegang dengan anggota satgas Covid-19 karena ada pangung hiburan peringatan HUT RI, padahal PPKM Level 3 masih diberlakukan di Kendal. (Ung)

BERITA REKOMENDASI