Sriyanti Dosen Kimia Undip Terima Penghargaan Sastra

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRjogja.com – Tugas sehari-hari Dra Sriyanti MSi (52) sebagai dosen di Departemen Kimia Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang. Dosen eksak yang menyukai kegiatan sastra dan seni, membaca puisi dan menyanyi. Tidak mengherankan kalau kemudian mendapat penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Tengah berupa Prasidatama 2021.

“Saya banyak menulis puisi, cerita pendek dan esai baik dalam bahasa Indonesia maupun Jawa. Tapi lebih dominan yang berbahasa Jawa. Terbaru puisi dalam bahasa Jawa atau geguritan di rubrik Mekar Sari SKH Kedaulatan Rakyat

Jumat Pon 3 Desember kemarin,” kata Sriyanti, Senin (27/12). Tulisannya di Mekar Sari itu ada empat judul menggunakan nama pena Sriyanti S Sastroprayitno.

Penghargaan Prasidatama 2021 itu untuk bukunya kumpulan geguritan ‘Mecaki Wektu’ sebagai buku terbaik. Buku tersebut menurut Sriyanti tebalnya 294 halaman berisi 231 judul gurit. Buku diberi pengantar oleh dua orang penulis Daladi Ahmad dan Budi Wahyono. Sriyanti sendiri mengaku dirinya merupakan orang baru dalam dunia sastra Jawa.

Berawal dari suka menulis gurit di dinding facebook. Menulis sebagai hobi. Geguritan yang ditulis di faceebook dibukukan sebagai langkah pendokumentasian. Akan tetapi, ketika ‘Mecaki Wektu’ terbit, kebetulan ada pengumuman dari Balai Bahasa Jawa Tengah, tahun 2021 ada tambahan satu penghargaan baru yaitu untuk buku geguritan. Sriyanti mengirimkan bukunya itu dan ternyata juri menetapkannya sebagai yang terbaik.

Sriyanti biasa menulis gurit di dinding Facebook sejak tahun 2014. Membukukan guritnya sebagai langkah untuk pendokumentasian. Bukunya itu juga disertakan dalam sayembara penghargaan sastra Rancage. Penghargaan tersebut mendorong dirinya untuk giat melestarikan dan mengembangkan bahasa dan sastra Jawa. (War)

 

BERITA REKOMENDASI