Stop Aktifitas Pembangunan Sebelum Pengembang Tunjukan Ijin

KENDAL, KRJOGJA.com – Pembangunan pertokoan di Desa Karangdowo Kecamatan Weleri yang belum mengantongi ijin diminta untuk menghentikan kegiatanya sampai ijin dari Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) keluar. Pernyataan tersebut dikatakan oleh Sidorokim Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal Kamis (4/6/2020).

Penghentian sementara kegiatan harus dipatuhi setelah Satpol PP mengirimkan surat teguran, hal ini semata agar semua perusahaan maupun perorangan harus mengurus perijinannya terlebih dahulu. “Kami meminta pengembang yang membangun pertokoan untuk menghentikan aktifitas kegiatan dan mengurus ijinnya,” ujar Rokim.

Pihaknya memberikan batasan waktu selama tujuh hari sejak surat teguran pertama dikirim. Apabila ijin belum juga diurus maka akan diterbitkan surat teguran kedua dengan waktu tiga hari. Seandanya juga diabaikan maka lokasi pembangunan akan disegel. “Tindakan segel akan kami lakukan jika hingga surat teguran ketiga diindahkan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI