Suplai Air Bersih bagi 420 Ribu Warga, Proyek SPAM Dimulai

SEMARANG, KRJOGJA.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani  meresmikan dimulainya konstruksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat yang dibangun dengan biaya investasi Rp 1,15 triliun.

Proyek SPAM Semarang Barat yang dibangun lewat skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) ini ditargetkan rampung dalam dua tahun.

SPAM tersebut akan mensuplai kebutuhan air bersih bagi sekitar 420 ribu jiwa, atau sekitar 30 persen warga Semarang melalui 70 ribu sambungan rumah (SR) di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat.  

"Pembangunan SPAM Semarang Barat sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Prosesnya persiapannya cukup panjang namun Insya Allah bermanfaat pada masyarakat banyak. KPBU tidak hanya dalam pembangunan jalan tol, kami lakukan juga untuk pembangunan SPAM dan akan kita coba untuk pembangunan bendungan sebagai pembangkit listrik tenaga air," ujar  Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (13/12/2018). 

Pembangunan SPAM Semarang Barat ini sebagian dibiayai oleh investasi badan usaha, yakni PT Aetra Air Jakarta–PT Medco Infrastruktur Indonesia selaku pemenang tender, yang kemudian membentuk perusahaan PT Air Semarang Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 417,2 miliar tanpa membutuhkan dana Viability Gap Fund (VGF) dari pemerintah. 

Investasi PT Air Semarang Barat akan digunakan untuk membiayai pembangunan intake 1.050 liter per detik, pemasangan pipa transmisi air baku sepanjang 2,2 km, pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) berkapasitas 1.000 liter per detik, pipa transmisi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) ke reservoir, serta pembangunan empat reservoir. 

Meski tidak mengeluarkan dana VGF, tapi pemerintah melalui Kementerian PUPR memberikan dukungan pembangunan unit intake oleh Ditjen Sumber Daya Air (SDA) senilai Rp 90 miliar, dan pembangunan sistem jaringan distribusi utama oleh Ditjen Cipta Karya senilai Rp 221 miliar sebagai bagian meningkatkan tingkat kelayakan investasi proyek SPAM Semarang Barat. (*)

 

BERITA REKOMENDASI