Tak Hiraukan Corona, Eks Lokalisasi Gambilangu Tetap Ramai Dikunjungi

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Tidak henti-hentinya Jajaran Polres Kendal memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih bergerombol dalam rangka mencegah beredarnya Virus Corona semakin meluas. Tim gabungan dari Polres, TNI dan Satpol PP menyisir eks lokalisasi Gambilangu yang saat ini berganti nama menjadi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mlaten Sari. Tak disangka di tempat yang sudah ditutup beberapa bulan lalu tersebut masih banyak dikunjungi pria-pria untuk berkaraoke.

Beberapa rumah masih ramai padahal saat dilakukan penyisiran waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Kepada para pengunjung aparat gabungan meminta untuk segera menutup serta para pemandu lagu segera pulang kerumah masing-masing.

Para pengunjung terlebih dahulu diberikan imbauan akan bahayanya Virus Corona yang sampai saat ini masih mengancam dunia dan belum ada obatnya. Kepada pengunjung juga diberikan maklumat dari Kapolri kepada masyarakat untuk tidak berkerumun dan bergerombol karena hal tersebut akan memicu penyebaran Corona.

Wakapolres Kendal Kompol Sumiarta mengatakan kegiatan imbauan akan selalu dilaksanakan agar masyarakat sadar akan bahaya Virus Corona yang mematikan tersebut. Sebanyak 65 anggota gabungan disebar ke berbagai penjuru kota untuk menghalau masyarakat yang sedang berkumpul.

“Kami tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk pulang serta jangan bergerombol dan malam ini kami melaksanakan kegiatan di Alun-alun, Pantura Patebon dan Cepiring serta Pantura Kaliwungu hingga eks lokalisasi Gambilangu,” ujar Sumiarta.

Ketua Pokdarwis Mlaten Sari Sumberejo Kaliwungu, Kasmadi mengaku kaget dengan kedatangan aparat gabungan. Meski demikian setelah mendapatkan penjelasan pihaknya mengerti bahwa kedatangan aparat untuk menghimbau agar menghindari kerumunan masyarakat.

“Setelah mendengarkan penjelasan bahwa ini adalah himbauan terkait merebaknya virus corona, maka kami berencana mulai malam ini akan menghentikan aktifitas sementara, sampai kondisi aman,” ujar Kasmadi. (Ung)

BERITA TERKAIT