Tak Ingin Kecolongan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Semarang Makin Tegas

SEMARANG KRJOGJA.com – Pemerintah Kota Semarang tetap memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dengan terus melakukan pengawasan dan penertiban terkait penerapan Sosial Distancing dan Physical Sistancing di masyarakat. Khusus menghadapi keramaian belabja kebutuhan lebaran yang dipresiksi akan terjadi kerumunan pemgunjung di pasar-pasar, swalayan dan mal, Satuan Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kota Semarang makin mempertegas gerakannya.

Rabu (20/5/2020) Satuan Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kota semarang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Pasar, Denpom IV/5 Semarang dan Satpol PP memastikan keamanan SPG dan pengunjung Mal Paragon dengan melakukan pemeriksaan medis Rapid Tes dan SWAB ditangnai tim medis dan laboratorium kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Para pengunjung dan SPG diperiksa mulai dari suhu badan, tekanan darah serta kondisi imunitasnya dengan Rapid Tes.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Fravarta mengungkapkan Gugus Tugas bekerja setiap hari 24 jam untuk mengawasi dan mengatur aktifitas masyarakat di manapun berada agar mengikuti instruksi PKM demi pencegahan keterjangkitan COVID-19.

“Sebelumnya angka kasus COVID-19 di Kota Semarang ini turun. Namun menjelang lebaran dimana adanya tradisi belanja dan berkumpul, perlu diatur dan disiasati agar aman dari penyebaran COVID-19. Makanya aturan Sosial Distancing dan Physical Distancing perlu diterapkan dengan tegas. Kami selalu melakukan patroli dan sidak bersama Dandenpom IV/5 Semarang Mayor CPM Okto F Femula SH MSi MHan,” kata Fravarta. Keterlibatan Polisi Militer dari Denpom IV/5 Semarang pun menurut Fravarta atas perintah Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

BERITA REKOMENDASI