Tanah ETB Diusulkan Jadi Pemakaman

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Tanah eks bengkok (ETB) Kelurahan Noborejo yang terletak di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga masuk wilayah Kelurahan Blotongan diusulkan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Kecamatan Sidorejo, sebagai salah satu kecamatan yang belum memiliki TPU di Salatiga.

Camat Sidorejo Salatiga, Guntur Junianto dihubungi KRJOGJA.com membenarkan pihaknya telah melakukan survei lapangan untuk penyediaan tanah yang digunakan untuk TPU dan dikelola Dinas PKP Pemkot Salatiga di wilayah Kecamatan Sidorejo.

Salah satu pertimbangannya adalah saat ini biaya pemakaman di kompleks permakaman yang dikelola yayasan atau warga kampung biayanya cukup tinggi, bagi warga yang meninggal dan berasal dari luar area, misalnya warga kompleks perumahan yang memang tidak memiliki kompleks permakaman. Kemudian, untuk pembuatan TPU di Kecamatan Sidorejo telah menjadi RPJMD Tahun 2021.

“Biaya pemakaman di kompleks makam yang dikelola yayasan atau warga setempat cukup mahal kasihan warga dari luar kampung seperti warga perumahan atau kampung yang tidak memiliki komplek permakaman sendiri, harus mengeluarkan biaya besar. Dengan TPU ini nanti bisa meringankan warga. Kami sudah usulkan tanah ETB yang luasnya kurang lebih 8.000 meter persegi sampai 9.000 meter persegi,” tandas Guntur Junianto, Rabu (23/09/2020).

Wakil Ketua DPRD Salatiga, Latif Nahari mengungkapkan memang sejak munculnya aspirasi warga ia menghubungi Camat Sidorejo untuk segera melakukan survei dan menyediakan tanah aset daerah (eks bengkok).

“Awalnya tanah itu untuk membangun Puskesmas oleh DKK, namun DKK memilih di area Gardu Induk PLN Salatiga. Kami mendukung sepenuhnya agar TPU di wilayah Kecamatan Sidorejo bisa terwujud seperti di tiga kecamatan lainnya,” katanya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI