Tanggul Jebol, 50 Rumah Warga Kebanjiran

Editor: Ivan Aditya

KUDUS, KRJOGJA.com – Banjir bandang menerjang sedikitnya 50 rumah warga RT.02- RW.05 Desa Pladen Kecamatan Jekulo Kudus, menyusul jebolnya tanggul Sungai Plelesan sepanjang 20 meter, Jumat (02/06/2017). Sekitar pukul 22.00 WIB, ketinggian air masih setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 40 cm. Saat tanggul jebol petang tadi, ketinggian air mencapai satu meter.

Peristiwa itu terjadi setelah kawasan Kudus diguyur hujan lebat sekitar hampir dua jam mulai pukul 15.30 WIB. Hal itu mengakibatkan debit air Sungai Plelesan selebar sekitar 5 meter meningkat. Kuatnya tekanan air membuat tanggul jebol.

Kades Pladen Zubaidi mengatakan, banjir tidak sampai menimbulkan jatuhnya korban, tetapi menyebabkan puluhan rumah warga terendam. “Ini kejadian ketiga tahun ini,” ujarnya.

Jumlah rumah yang kemasukan air kali ini tidak terlalu banyak, karena sebagian besar pada setiap sisi dan depan rumah sudah dibentengi tanggul kecil. Untuk warga yang rumahnya terendam sementara mengungsi di rumah saudara dan tetangga.

“Banjir tidak sampai merusak rumah. Hanya saja banjir telah membuat lingkungan kotor, karena banyak material sampah sungai terangkut ke daratan,” terangnya.

Camat Jekulo Dwi Yusi Sasepti bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten  Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, turun ke lokasi kejadian.  Yusi meminta warga tenang, namun tetap waspada. Menurutnya, tanggul yang jebol langsung ditambal.

“Kami telah meminta bantuan dari BPBD dan instansi terkait untuk langsung melakukan pembenahan tanggul,” kata camat perempuan yang baru sepekan ini dilantik.

Kalak BPBD Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan menambahkan, pihaknya telah mengirim puluhan relawan untuk membenahi tanggul yang jebol, dibantu masyarakat dan petugas dari Balai Pekerjaan Umum Sumber Daya Alam dan Tata Ruang (Pusdataru) Seluna. Pembenahan mendesak dilakukan guna mengantisipasi kembali terjadinya guyuran hujan dan peningkatan debit sungai. “Kegiatan kerja bakti akan kami lanjutkan Sabtu pagi untuk pembersihan lingkungan,” katanya. (Trq)

BERITA REKOMENDASI