Tausiyah Salat Id di Rumah Tetap Dipertahankan

SEMARANG, KRJOGJA.com – Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji Msi kembali menyerukan kepada umat Islam di provinsi ini agar tetap menjaga protokoler kesehatan dengan melaksanakan salat Idul Fitri 1441 Hijriyah, di rumah masing-masing secara berjemaah. Langkah menghindari salat berjemaah di masjid atau di lapangan di tengah Covid-19 ini merupakan yang terbaik dalam upaya menjaga dan melindungi masyarakat dari serangan Covid-19.

“Kami memahami kerinduan umat Islam salat di masjid, setelah cukup lama tidak salat di masjid. Faktor penyebabnya yang dipicu Covid-19 yang masih tinggi dan fluktuatif. Bila kondisi segera mereda maka MUI Jateng pun segera menurunkan level tausiyahnya,” tegas Kiai Darodji pada dialog interaktif di TVKU, Senin (18/5/2020).

Dialog bertema Tausiyah MUI Jateng Terkait Salat Id di Tengah Covid-19, juga menghadirkan narasumber Plt Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Drs KH Ahyani Msi, dipandu Fitria Kholilla.

Ditegaskan, MUI Jateng berkukuh dengan tausiyah 7 Mei 2020 dilatari kondisi Jateng masih zona merah. Bila sejumlah daerah yang sempat turun angka Covidnya, sifatnya masih fluktuatif, masih naik turun atau belum stabil sehingga belum dapat dijadikan barometer.

Kiai Darodji meminta agar seluruh masyarakat meningkatkan kedisiplinan dalam melawan Covid-19. Hanya lewat kedisiplinan inilah, Covid akan lenyap. “Jadi bukan berarti menunggu Covid lenyap begitu saja tanpa usaha apa-apa,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI