Teliti Peran Motor dalam Urban Desa-Kota, Sekda Kudus Raih Doktor

KUDUS, KRJOGJA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris meraih gelar Doktor Ilmu Arsitektur dan Perkotaan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, setelah melakukan penelitian tentang fenomena urbanisasi sistem transportasi desa-kota. Gelar S3 dicapai setelah merampungkan pendidikan sekolah pascasarjana selama 6 tahun 8 bulan.

“Alhamdulillah, dalam ujian sidang terbuka kami dapat mempertahankan desertasi sangat memuaskan dengan indeks prestasi 3,61,” ujar Sam’ani, Minggu (25/11/2018).

Pihaknya melakukan penelitian sekaligus menjadi disertasinya untuk program Doktoral Ilmu Arsitektur dan Perkotaan dengan judul,”Peran Sepeda Motor Dalam Proses Urbanisasi Wilayah Desa-Kota Kabupaten Kudus”.  Desertasi dipertahankan dalam Ujian Terbuka Sidang Promosi Doktor di Gedung Sekolah Pascasarjana Undip, Jalan Imam Barjo Semarang, Jumat (23/11/2018).

Majelis Penguji Ujian Promosi Doktor untuk Sam’ani Intakoris diketuai Dekan Fakultas Teknik Undip Ir M Agung Wibowo MM MSc PhD, sekretaris Ketua Program Doktor Ilmu Arsitektur dan Perkotaan Dr Ir Atiek Suprapti MT, serta Promotor Prof Dr Ir Sugiono Soetomo DEA, serta Co Promotor Prof Prof Dr rer nat Imam Buchori ST dan Dr Ir Bambang Riyanto DEA.

Sam’ani mengatakan, penelitian berangkat dari permasalahan keberadaan transportasi umum di desa-kota yang menghambat pergerakan. Penelitian dilakukan di kawasan rural-urban berdasar kasus empiris di Desa Rahtawu dan Padurenan Kecamatan Gebog, serta Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kudus. Pihaknya melakukan observasi, kuesioner tertulis atau wawancara formal dengan sampel 125 orang responden di kawasan itu.

Menurutnya, kepemilikan sepeda motor yang tinggi pada kawasan desa-kota yang tidak terjangkau oleh transportasi umum, membantu pergerakan masyarakat yang secara tidak langsung turut menstimulasi proses urbanisasi. Selain itu kepemilikan sepeda motor mempengaruhi perubahan mata pencaharian penduduk dari sektor primer menjadi sekunder dan tersier.

“Penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi utama, memacu perkembangan ekonomi daerah menjadi lebih cepat,” tandasnya.(Trq)

BERITA REKOMENDASI