Terganjal Raperda, Dana Segar APBD Rp 60 M Masih Tarik Ulur

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJOGJA.com – Bank Salatiga milik Pemkot Salatiga segera disuntik dana segar dari APBD Salatiga sebesar Rp 60 miliar untuk penyehatan bank. Suntikan ini dilakukan setelah rancangan peraturan daerah (raperda) penyertaan modal Bank Salatiga diselesaikan oleh DPRD Salatiga atas inisiatif Walikota Salatiga menjadi Perda.

Wakil Ketua DPRD Salatiga, Latif Nahari saat dihubungi Krjogja.com, mengatakan sebenarnya mengenai masalah penyertaan modal ke Bank Salatiga tersebut dalam Perda lama nilainya Rp 40 miliar dan akan dijadikan Rp 100 miliar. Sehingga dana segar penyertaan modal sebesar Rp 60 miliar.

“Sebenarnya sudah mendekati selesai, tinggal finalisasi Raperda saja. Memang beberapa waktu lalu raperda ini terjadi revisi dari Gubernur Jateng dan dilakukan pembenahan. Dalam waktu dekat DPRD dan Pemkot Salatiga bertemu untuk mengesahkan raperda ini menjadi perda sehingga penyertaan modal baru Rp 60 miliar ke Bank Salatiga bisa terealisasi. Tentunya bisa dilakukan di APBD 2021,” tandas Latif Nahari, Kamis (1/10/2020).

Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Salatiga, M Miftah mengatakan, penyehatan dan penyelamatan Bank Salatiga perlu dilakukan karena demi berlangsungnya bank milik Pemkot Salatiga sebagai pemegang saham tunggal. “Kalau tidak digelontor dana, keberadaan Bank Salatiga banyak mudharatnya. Kami sudah bekerja untuk penyelamatan tinggal menunggu Perda saja,” tandas M Miftah kepada KR.

BERITA REKOMENDASI