Tiga Bulan Bekerja, Dewi Buang Mayat Bayi di Kamar Mandi Pabrik

Editor: Ary B Prass

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kenekatan Dewi yang diduga keras berbuat nekad membuang bayinya di tempat kerjanya pabrik garmen di Tugu Semarang, Rabu (26/1/2022) padi  pukul 09.00 masih hangat menjadi pergunjingan. Apalagi, bayi lelakinya  di temukan di tempat sampah kamar mandi pabrik  sudah tidak bernyawa.
Ulah Dewi,memang segera terbongkar. Ia dalam waktu singkat ditangkap aparat kepolisian. Bahkan, kasus Dewi yang mengundang perhatian tidak saja rekan rekan sesama pekerja pabrik PT Bina Busana Internusa (BBI), tetapi juga bebagai kalangan rencana dalam penanganannya ditarik dari Polsek Tugu ke Polrestabes Semarang.
” Ya rencananya kasus ini akan ditangani oleh penyidik Perlindangan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang”, jelas Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Dony Sardo Lombantoruan.
Namun, mengingat kesehatan Dewi yang habis melahirkan sendiri belum pulih, maka pihak penyidik belum bisa mangorek keterangan Dewi menyangkut kehamilannya hingga saat  melahirkan di tempat tidak wajar jabang bayinya masih hidup atau meninggal. Dewi di bawah pengawasan aparat kepolisian masih menjani perawatan di rumah sakit Tugu Semarang.
Peristiwa  tragis atas penemuan mayat bayi lelaki akibat ulah ibunya itu juga mengundang keprihatinan pihak pabrik. Bahkan, Bazi Zebua, pimpinan perusahaan PT. Binabusana Internusa mengaku  sangat menyesalkan kejadian seperti ini dapat terjadi di lingkungan perusahaan.
Ia menyebutkan bahwa Dewi yang baru bekerja selama tiga bulan dan masih dalam masa evaluasi tidak jujur dan tidak memberikan informasi yang benar kepada perusahaan tentang status pernikahan dan bahkan kehamilannya.
“Saat melamar kerja di perusahaan kami,  Dewi menyampaikan bahwa dia belum menikah alias single”, jelasnya.

BERITA REKOMENDASI