Tim Anggaran Pemkot ‘Keok’ Hadapi Banggar DPRD

SALATIGA, KRJOGJA.com – Tim anggaran Pemkot Salatiga ‘keok’ dalam pembicaraan dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD terkait usulan dana penyertaan modal Rp 16 miliar untuk menyuntik PD Bank BPR Salatiga yang tersandung masalah keuangan. Dalam rapat antara Tim Anggaran dan Banggar pada Sabtu (1/12/2018) malam pihak tim anggaran gagal menggolkan anggaran penyertaan modal tersebut. 

Ketua DPRD Salatiga yang juga Ketua Banggar DPRD Salatia, Teddy Sulistio dihubungi KRJOGJA.com membenarkan bahwa pihaknya drop (mencoret) anggaran untuk penyertaan modal ke PD BPR Bank Salatiga sebesar Rp 16 miliar tersebut.

“Meski pihak tim anggaran masih terus menekan kami agar menyetujui penyerataan modal untuk penyehatan bank Salatiga namun Banggar tetap pada prinsip yang kuat dan menyatakan menolak anggaran penyertaan modal itu. Di detik terakhir finalisasi pembahasan KUA PPAS 2019, Banggar DPRD tetap menolak dan mengedrop alokasi Rp 16 miliar,” tandas Teddy Sulistio dihubungi KRJOGJA.com, Minggu (02/12/2018).

Sekda Kota Salatiga, Fakruroji selaku Ketua Tim Anggaran dihubungi menolak untuk memberikan tanggapannya mengenai gagalnya alokasi penyertaan modal dan melemparkan ke Bagian Humas Pemkot Salatiga. “Biar semuanya jawabannya diberikan Kabag Humas Pemkot Salatiga saja,” tandas Fakruroji melalui telepon, Minggu 02/12/2018).

Dari sumber KRJOGJA.com menyebutkan bahwa persetujuan R APBD 2019 sudah beres dan direncanakan pada rapat Paripurna, Senin (03/12/2019). Tentang kekhawatiran Walikota, Wakil Walikota dan anggota DPRD Salatiga tidak akan menerima gaji selama 6 bulan, terbantahkan dan tetap akan menerima gaji. (Sus)

BERITA REKOMENDASI