Tim Pengabdian Masyarakat Undip Ajari Olah Jamur Tiram Putih

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com – Tim pengabdian masyarakat Undip belum lama ini melakukan pemberdayaan masyarakat terkait pemanfaatan dan diversifikasi produk olahan jamur tiram putih yang banyak dibudidaya oleh masyarakat dalam wadah UKM “57” Desa Banyumeneng, kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

KSM Berkah Kesumo merupakan kelompok swadaya masyarakat yang berfokus dan menggeluti pengolahan hasil budidaya jamur tiram putih, hanya saja tidak berjalan dikarenakan manajemen sumber daya manusia yang kurang baik.

Kelompok ini sudah mendapatkan bantuan pelatihan dari dinas terkait mengenai proses pengemasan produk, yang dilaksanakan di kota Bandung. Pengolahan jamur tiram putih, sudah mulai dilakukan dengan membuat olahan berupa jamur krispi. Potensi ekonomi dari usaha jamur tiram putih saat ini cukup tinggi.

“Permintaan pasar terhadap jamur tiram putih cukup tinggi, hanya saja hasil panen dari jamur tiram putih yang dibudidayakan petani jamur tiram putih desa Banyumeneng belum mampu memenuhi permintaan pasar. Harga jual jamur tiram putih di pasaran berkisar Rp15,000.00/Kg.” ujar Rina,ketua KSM Berkah Kusumo, Rabu (28/7/2021).

Jika melihat potensi pasar, jamur tiram putih ini dapat menjadi usaha yang memiliki prospek cukup menjanjikan. Dan melihat potensi yang ada, tim pengabdian masyarakat Undip di bawah bimbingan dr Sri Winarni MKes, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip melakukan sosialisasi dengan KSM Berkah Kesumo untuk memberikan pelatihan mengenai pengolahan jamur tiram putih. Sampai saat ini masyarakat baru mengenal jamur tiram putih diolah menjadi jamur krispi saja.

Tim pengabdian masyarakat Undip memberikan pelatihan mengenai pengolahan jamur tiram putih menjadi berbagai olahan makanan antara lain bakso jamur tiram putih, nugget jamur tiram putih, pangsit jamur tiram putih dan jamur krispi berbagai rasa.

BERITA REKOMENDASI