Tim Polines Pengabdian Masyarakat Dampingi UKM Gitar di Sukoharjo

SEMARANG,KRJOGJA.com- Desa Mancasan dan Ngrombo Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo memiliki potensi di bidang pembuatan gitar, termasuk UMKM Sukirno (pimpinan Sukirno) dan UMKM Al- Bin (pimpinan Wahyono) . Sayangnya pengembangan produksi dan pemasarannya belum optimal, menjadikan Politeknik Negeri Semarang (Polines) bersinergi dengan Pemkab Sukoharjo melakukan pengabdian masyarakat skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD).

“Program ini dilaksanakan 3 tahun 2019-2021 bertujuan meningkatkan kesejahteraan pengrajin gitar melalui program pendampingan pemberdayaan UMKM  menjadi UMKM yang mandiri dan berdaya saing. Program ini bagian dari  program pemberdayaan masyarakat yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo di desa Mancasan dan Ngrombo Kecamatan Baki. Tujuan utama program pengembangan produk unggulan daerah ini untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukoharjo dan daya saing wilayah” ujar dosen Polines Sarana SE MSi (ketua tim pengabdian Polines)  kepada wartawan di kampus setempat, Minggu  (16/8/2020) didampingi 3 anggotanya  (Eka Murtiasri SE MSi, Drs Paryono SST MT dan Rani Raharjanti SE MSi).

Menurut Sarana, pengabdian ini didasari hasil kajian potensi daya saing wilayah di 35 kota/kabupaten di Jawa Tengah, di mana Kabupaten Sukoharjo masih terkategori wilayah dengan daya saing relatif rendah padahal kabupaten ini memiliki banyak potensi (luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah usaha, jumlah tenaga kerja, sumber daya alam). Potensinya sangat memadai untuk dikembangkan dan mampu bersaing dengan wilayah lain di Jawa Tengah.

BERITA REKOMENDASI