Tim Rudal Optimis PSU Dikabulkan MK

SALATIGA KRJOGJA.com – Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudal) dan partai pengusungnya PDI Perjuangan, PKB dan PPP optimistis bahwa gugatan berupa permohonan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Salatiga 2017 akan dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim Pemenangan Rudal, M Kemat menegaskan bahwa sejumlah kecurangan sistemik yang dilakukan oleh penyelenggaran Pilkada, yakni KPU Salatiga sudah masuk di MK dan mulai Senin (13/3/2017) hari ini  mulai diproses tahapan gugatan sengketa Pilkada Salatiga. Permohonan PSU telah ditangani dan dibantu oleh bantuhan hukum dan advokasi DPP PDI Perjuangan di Jakarta.

“Kami yakin dan optimis bahwa permohonan penghitungan suara ulang (PSU) di empat kecamatan se Kota Salatiga akan dikabulkan oleh MK. Langkah kemenangan Rudal  di gugatan ini menuju kemenangan Pilkada Salatiga 2017,” tandas M Kemat di hadapan seratusan kader dan relawan Rudal saat berkonsolidasi, Minggu (12/3/2017) siang.

Ia juga menjelaskan salah satu kecurangan dan ketidakberesan dari KPU Salatiga dalam pelaksanaan Pilkada Salatiga dan baru ditemukan oleh tim Rudal adalah ada sebanyak 50 Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) yang ternyata telah menjabat dua kali, yang secara nyata telah melanggara peraturan. “Kami menemukan kecurangan di status dan pengangakatan KPPS yang ditemukan telah menjabat dua kali dan mereka disodori surat pernyataan oleh KPU Salatiga,” tukas M Kemat.

Partai pengusung Rudal di Pilkada Salatiga, yakni PDI Perjuangan, PKB dan PPP, Minggu (12/3/2017) mulai pukul 13.00 mengadakan rapat konsolidasi untuk persiapan khusus dan menjalin kekompakan dalam menyongsong pemungutan suara ulang (PSU). Ketua DPC PDI Perjuangang, Teddy Sulistyo menegaskan bahwa relawan dan kader harus tetap kompak dan menjalin kebersamaan dalam menghadapi PSU nanti.

“Jangan ada pengkhianat di kader dan relawan Rudal dalam menghadapi PSU. Kekompakan adalah sangat penting dalam menghadapi ini semuanya (PSU). Kalau memang ingin menjadi pengkhianat silahkan minggir dari tim Rudal. Bersatu itu kuat dan kuat itu bersatu,” tandas Teddy Sulistyo.

Konsolidasi ini juga dilakukan untuk memantapkan barisan Rudal untuk menjaga lingkungan dan TPS, untk mengadapi PSU Pilkada Salatiga yang diperkirakan akan berlangsung Mei mendatang setelah putusan MK. Konsolidasi juga dihadiri paslon Agus Rudianto-Dance Ishak Palit. Pada kesempatan ini Agus Rudianto menegaskan bahwa jangan sampai terjadi mencari keuntungan dalam proses ini. “Yang bertarung ini remuk-remukan, kalau masih ada yang mencari bathi (keuntungan) namanya kebangetan. Saya ingin Salatiga berubah dan ada perubahan,” tandas Agus Rudianto.

Diketahui pada Pilkada Salatiga 2017 yang  berlangsung pada Rabu 15 Febuari lalu paslon Rudal kalah  tipis dari  paslon Yuliyanto-Muh Haris (Yaris) dengan selisih 992 suara atau 0,9 persen. Pihak Rudal melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). (Sus)

BERITA REKOMENDASI