Tingkatkan Sarana, Enam Desa di Kendal Dapat Bantuan Padat Karya

KENDAL, KRJOGJA.com – Enam desa mendapat bantuan padat karya yaitu Desa Bulak, Gempolsewu, Rowosari ketiga di Kecamatan Rowosari, Desa Triharjo (Gemuh), Kedungsari (Singorojo), dan Manggungsari (Weleri) tahun 2019 dari Dimas Tenaga Kerja kabupate Kendal. Pembangunan senderan merupakan program padat karya dari Dinas Tenaga Kerja Kendal Tahun 2019. 

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja, Kisnandar, padat karya tersebut merupakan program dari Dinas Tenaga Kerja Kendal. Tahun 2019 padat karya hanya ada di enam desa.  

Pihaknya memberikan upah dan peralatan kerja seperti cangkul, sekop, alat angkut, serok, ember, dan kaos. Total anggaran untuk upah bagi pekerja tersebut Rp 89.040.000.  

Rinciannya yakni kepala tukang Rp 57.500/hari, ketua kelompok Rp 52.500/hari, dan tukang Rp 47.500/hari."Anggaran Rp 89 juga itu untuk 88 orang dengan masa kerja 21 hari,” ujar Kisnandar. 

Sementara itu Kades Bulak, Zaenal Alimin, mengatakan, senderan irigasi yang dibangun sepanjang 150 meter dengan ketinggian 70 sentimeter. Pembangunan senderan melibatkan 88 warga yang dibagi menjadi empat kelompok, sehingga masing-masing kelompok sebanyak 22 orang.  

Mereka akan bergiliran membangun senderan selama 21 hari. Material berupa batu belah, pasir, dan semen hasil dari swadaya warga. Nilainya sekitar Rp 30 juta – Rp 40 juta. "Tahun ini membangun senderan saluran irigasi sepanjang 150 meter. Kekurangannya kami upayakan tahun depan," ujar Zaenal.

Sekretaris Komisi D DPRD Kendal, Zainudin, padat karya itu merupakan usulan warga desa. Mereka menginginkan adanya peningkatan sarana dan prasarana di pedesaan. "Pembangunan senderan bisa memperlancar kebutuhan petani akan air untuk mengairi sawahnya. Dengan begitu panen bisa lebih baik dan berujung pada kesejahteraan warga. Program padat karya ini bisa menampung pengangguran," ujar Zainudin. (Ung) 

BERITA REKOMENDASI