TKKSD Usulkan Putus Kontrak Pasar Rejosari

SALATIGA, KRJOGJA.com – Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Pemkot Salatiga yang diketuai Sekda Salatiga mengusulkan dan merekomendasi agar dilakukan putus kontrak sepihak kepada Walikota Salatiga mengenai nasib Pasar Rejosari Salatiga. Namun rekomendasi TKKSD belum ada tindaklanjut sampai Rabu (24/7).

Sekda Salatiga, Fakruroji dihubungi KR membenarkan bahwa dari hasil rapat TKKSD terkait Pasar Rejosari pihaknya sudah mengusulkan kepada walikota agar dilakukan putus kontrak.  "Kami TKKSD sudah mengusulkan agar dilakukan putus kontrak dengan investor mengenai Pasar Rejosari Salatiga. termasuk draf pengakhiran kerjasama sudah kami sampaikan kepada walikota. Kami menunggu tandatangan Pak walikota," tandas Fakruroji kepada KR, Rabu (24/7).

Sementara itu lelang proyek Pasar Rejosari Salatiga dengan biaya APBD 2019 sebesar Rp 20 miliar sudah selesai dan sudah ditetapkan pemenang lelang namun disinyalir belum dilakukan tandatangan dokumen kontrak pekerjaan. "Pemenangnya adalah rekanan dari Muntilan Magelang, ujar Kabag Pembangunan Pemkot Salatiga, Suryana Adi.

Kuasa PT Patra Berkah Itqoni (PBI) selaku investor Pasar Rejosari di Salatiga, Pokim (45) kepada wartawan mengatakan dirinya masih menunggu perkembangan.  Diberitakan Pasar Rejosari Salatiga dianggarkan Rp 20 miliar dan dilelangkan 2019 ini meski masih terikat perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga. (Sus)

BERITA REKOMENDASI