TMMD Tingkatkan Pendapatan dan Sejahterakan Rakyat

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kesejahteraan masyarakat pedesaan yang mayoritas hidup sebagai petani, sangat dipengaruhi oleh hasil panen sebagai sumber pendapatan. Namun demikian besar kecilnya pendapatan tidak hanya dipengaruhi hasil panen saja, tetapi juga  sarana dan prasarana pendukung lainnya, seperti jalan, jembatan dan irigasi.

Hal ini dipaparan Kapendam IV Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, SH MHum kepada wartawan, Kamis (18/07/2019) dalam keterangan pers terkait program TMMD Reguler Ke-105 di wilayah Kodam IV Diponegoro. Lebih lanjut dijelaskan, jalan, jembatan dan irigasi merupakan sarana vital masyarakat pedesaan yang mayoritas petani.

Sarana tersebut mutlak ada untuk mendukung usaha pertanian mulai dari pengolahan tanah hingga pasca panen. Menurut Kapendam, saluran irigasi merupakan sarana sebagai penyedia air yang termasuk dalam kebutuhan pokok pertanian selain bibit, pupuk dan obat-obatan.

Tanaman yang kekurangan air maka pertumbuhannya menjadi kerdil, walaupun bibitnya bagus dan pupuk serta obat-obatannya lengkap sehingga hasil panennyapun akan jauh dari harapan. Selain itu, lahan kering yang hanya mengandakan air hujan (tadah hujan) tidak bisa diolah sepanjang tahun, yang berarti hasil panennya juga tidak bisa maksimal.

Bila hal ini terjadi, sudah barang tentu hasil panen para petani tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dan petani menjadi tidak sejahtera. “Dengan lahan kering atau tadah hujan, para petani tidak bisa leluasa menggarap lahannya, sehingga mereka mengalami masa dimana kehilangan mata pencaharian (masa paceklik),” terangnya.

Demikian juga dengan tidak adanya akses jalan yang memadahi. Meskipun hasil panen mereka melimpah tetapi kesulitan untuk menjual hasil panen yang menjadi sumber pendapatan. Untuk memperoleh pendapatan, biasanya mereka akan menjual hasil panennya kepada tengkulak atau bahkan pengijon yang harganya jauh dibawah standart.

Zaenudin berharap, melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 105, permasalahan kekurangan sarana vital pertanian dapat terpenuhi sehingga hasil pertanian meningkat, pendapatan bertambah dan kehidupan menjadi lebih sejahtera. (Cha)

BERITA REKOMENDASI