Toko Tani Jadi Pengendali Harga Pangan

SEMARANG (KRjogja.com)- Anggota Komisi B DPRD Jateng Riyono Abdullah berharap program Toko Tani Indonesia (TTI) yang digagas oleh kementerian pertanian, bisa menjadi pusat pengendali harga pangan di Indonesia. TTI bisa melakukan traksaksi langsung dengan petani, sehingga harga bahan  pokok yang dijual di TTI akan jauh lebih terjangkau.

Riyono Abdullah mengatakan hal ini kepada wartawan di Semarang Rabu (31/08/2016). Menurutnya, TTI yang belum lama ini dilaunching oleh Kementrian Pertanian, merupakan program dari kementerian pertanian yang baru untuk pengendalian pangan.

"TTI diluncurkan karena harga kebutuhan bahan pokok terus naik, dan salah satu penyebabnya adalah rantai pasoknya yang terlalu panjang. Kementerian Pertanian berusaha memutus rangkaian rantai distribusi pangan agar harga bisa semakin ditekan, yaitu dengan cara membuat program TTI,” tutur Riyono.

Menurut Riyono, program pangan yang bekerjasama dengan Gerakan Kelompok Tani (Gapoktan) Indonesia tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menyediakan bahan kebutuhan pangan dengan harga relatih lebih murah, karena bahan pangan yang dijual di TTI dipasok langsung dari petani.

Dari hasil pantauannya di TTI pasar Ungaran, Kabupaten Semarang, TTI mendapat perhatian besar dari masyarakat. Masyarakat dapat mendapatkan bahan pokok di TTI dengan harga yang terjangkau.  (Bdi)

BERITA REKOMENDASI